PASURUAN, Radar Bromo – Kesadaran masyarakat dalam berinvestasi di pasar modal, terus menunjukkan tren positif.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang mencatat, jumlah investor di tujuh wilayah kerjanya, tumbuh signifikan sebesar 72,04 persen, dengan penambahan 224.483 Single Investor Identification (SID) baru.
Secara akumulatif, jumlah pelaku pasar modal di wilayah tersebut, kini menembus angka 536.083 SID.
Kabupaten Malang menjadi daerah dengan sumbangan angka investor tertinggi, yakni mencapai total 185.530 SID setelah mendapat tambahan 101.496 SID baru.
Sementara itu, Kabupaten Pasuruan mantap bertengger di peringkat ketiga dengan total kepemilikan 91.643 SID.
Angka ini mencerminkan lonjakan tajam sebesar 129,29 persen dibandingkan periode sebelumnya, yang hanya mencatat 39.969 SID (tumbuh sebanyak 51.674 SID).
Kepala OJK Malang Farid Faletehan memaparkan, meski Kabupaten Malang memimpin dari sisi kuantitas, wilayah dengan persentase lonjakan tertinggi justru dipegang oleh Kabupaten Probolinggo.
Daerah tersebut sukses mencatat pertumbuhan hingga 170,11 persen, setelah ketambahan 31.431 SID baru dari tahun sebelumnya.
"Secara persentase, Kabupaten Probolinggo mencatat lompatan yang luar biasa tinggi pada tahun ini," jelas Farid.
Pertumbuhan positif juga menjalar ke wilayah perkotaan. Di Kota Pasuruan, jumlah investor pasar modal merangkak naik sebesar 29,49 persen, menjadi 34.545 SID dari baseline sebelumnya, yang berada di angka 26.678 SID.
Tren serupa tampak di Kota Probolinggo. Di mana, jumlah investor menyentuh 25.002 SID, atau tumbuh 30,59 persen dibandingkan tahun lalu yang tercatat sebesar 19.145 SID.
Bergairahnya pasar modal ini, berbanding lurus dengan aktivitas perdagangan yang kian masif.
Frekuensi transaksi saham di tujuh daerah kerja OJK Malang, melesat 240,14 persen hingga mencapai 1.520.766 kali transaksi.
Adapun volume perdagangan menyentuh angka 16,008 juta lembar saham atau melonjak hingga 285,74 persen secara tahunan (year-on-year).
Penguatan ini mengerek nilai transaksi investasi di wilayah tersebut, hingga menembus angka Rp 5,39 triliun, atau naik 137,38 persen.
"Capaian positif ini menjadi bukti nyata, bahwa minat dan kepercayaan masyarakat untuk menanamkan modalnya di pasar modal Indonesia, terus meningkat," tandas Farid. (riz/one)
Baca Juga: OJK Terima Ribuan Laporan Penipuan di Wilayah Pasuruan, Paling Banyak Kasus Ini
INVESTASI PASAR MODAL MELESAT
ANGKA UTAMA (WILAYAH OJK MALANG)
- 536.083 SID → Total Investor (Tumbuh 72,04%)
- 1.520.766 Kali → Frekuensi Transaksi (Naik 240,14%)
- Rp 5,39 Triliun → Total Nilai Transaksi (Naik 137,38%)
RAPOR PERTUMBUHAN INVESTOR PER DAERAH
Kabupaten Probolinggo (Pertumbuhan Tertinggi)
- Total: 31.431 SID baru | Melonjak: 170,11%
Kabupaten Pasuruan (Peringkat Tiga)
- Total Saat Ini: 91.643 SID | Naik: 129,29% (Dulu 39.969 SID)
Kabupaten Malang (Kuantitas Terbanyak)
- Total Saat Ini: 185.530 SID | Tambahan: 101.496 SID baru
Kota Pasuruan
- Total Saat Ini: 34.545 SID | Naik: 29,49% (Dulu 26.678 SID)
Kota Probolinggo
- Total Saat Ini: 25.002 SID | Naik: 30,59% (Dulu 19.145 SID)
VOLUME PERDAGANGAN
- 16,008 Juta Lembar Saham (Melejit 285,74% year-on-year)