Proyek Drainase Kota Pasuruan Masuk Meja BLP

Fahrizal Firmani • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 10:41 WIB
 RAWAN MELUAP: Salah satu titik drainase di kawasan Jalan Panglima Sudirman, Kota Pasuruan, yang masuk dalam target pembenahan tahun ini. (Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo)
RAWAN MELUAP: Salah satu titik drainase di kawasan Jalan Panglima Sudirman, Kota Pasuruan, yang masuk dalam target pembenahan tahun ini. (Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo)

PASURUAN, Radar Bromo – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan memastikan rencana perbaikan sejumlah infrastruktur saluran air di wilayahnya, tetap berjalan tahun ini.

Proyek pengerjaan fisik yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pasuruan tersebut, kini telah memasuki tahapan lelang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pasuruan, Gustap Purwoko, mengungkapkan, seluruh dokumen pengerjaan sudah diserahkan ke Bagian Layanan Pengadaan (BLP) untuk diproses.

"Saat ini sudah masuk ke BLP. Tinggal menunggu proses lelangnya rampung," ujar Gustap.

Pada tahun anggaran ini, perbaikan drainase akan menyasar empat titik strategis, yang dibagi ke dalam tiga paket pengerjaan.

Lokasi-lokasi tersebut meliputi dua titik di Jalan Panglima Sudirman, satu titik di Kelurahan Kepel, dan satu titik di Kelurahan Purutrejo, Kota Pasuruan.

Langkah pembenahan ini mendesak dilakukan, lantaran kondisi saluran air di empat titik tersebut, sudah tidak berfungsi normal.

Akibatnya, air sering kali meluap dan meluber ke badan jalan hingga menimbulkan genangan.

Baca Juga: Gelontor Rp 179,5 Juta untuk Perlancar Drainase di Randupitu, Gempol, Pasuruan

Pemkot mengkhawatirkan genangan air yang terus dibiarkan, dapat mengikis aspal dan memicu kerusakan struktur jalan kota.

Lebih lanjut, Gustap menjelaskan, proyek ini tidak hanya berfokus pada normalisasi saluran air, melainkan juga perbaikan ruas jalan di sekitar drainase tersebut.

Teknis pengerjaannya meliputi pembersihan endapan sedimen, penambalan dinding atau dasar saluran yang rusak, hingga penggantian komponen struktural drainase yang sudah tidak layak.

Terkait pembiayaan, masing-masing paket pengerjaan dialokasikan anggaran sekitar Rp 600 juta.

Dengan posisi berkas yang sudah berada di meja BLP, pihak PUPR optimistis pengerjaan fisik di lapangan, dapat segera direalisasikan dalam waktu dekat.

"Insya Allah, pengerjaan fisiknya bisa mulai digarap pada triwulan ketiga tahun ini," jelas Gustap. (riz/one)

PROYEK NORMALISASI DRAINASE KOTA PASURUAN

PROFIL PROYEK

SEBARAN TITIK

RENCANA PENGERJAAN

TUJUAN UTAMA

 Baca Juga: Belum Terungkap Pencurian Tutup Drainase, Kini Papan Nama Jalan dari Pelat Besi di Kota Probolinggo Dicuri

Editor : Moch Vikry Romadhoni
Anggarkan pupr Perbaikan jalan drainase