KANIGARAN, Radar Bromo - Atlet woodball Kabupaten Probolinggo Laily Maulidiana Aprilya sukses mengharumkan nama Indonesia pada ajang 10th World Cup Woodball Championship 2026 di Perlis, Malaysia.
Selama sepekan (24-30/7) kemarin, atlet asal Desa Sumberanyar kecamatan Paiton bertanding di lima nomor. Hasilnya, dia sukses menyumbang medali perunggu di nomor Team Stroke Putri.
Di ajang 10th World Cup Woodball Championship 2026, Laily yang masuk tim nasional Indonesia, bertanding di lima nomor. Yaitu single stroke, single fairway, team stroke, team fairway dan mix stroke. Dirinya menyumbang medali perunggu untuk nomor team stroke putri.
”Dari pertandingan lima nomor yang saya ikuti, hanya di 1 nomor team fairway yang gagal masuk final. Sedangkan di nomor lainnya, berhasil masuk final,” kata Laily yang kini masih di Malaysia tengah perjalanan kembali ke Indoensia itu.
Laily mengaku, persaingan ketat dengan atlet-atlet terbaik dari berbagai negara menjadi pengalaman berharga.
Dirinya tidak hanya mampu membawa pulang medali perunggu untuk merah putih. Di nomor Single Stroke Putri, dia berhasil menembus babak babak final. ”Saya harus lebih giat berlatih untuk meningkatkan prestasi lebih tinggi,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Probolinggo, Zainul Hasan mengaku bangga atas pencapaian Laily yang dinilai menjadi bukti bahwa atlet daerah mampu bersaing di level dunia. Walaupun belum meraih medali emas, capaian medali perunggu sudah menjadi kebanggaan. Sebab, Laily mampu bersaing di ajang dunia.
”Pengalaman bertanding di kejuaraan internasional akan menjadi modal berharga untuk meningkatkan kemampuan pada kompetisi berikutnya," katanya.
Menurut Zainul, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja keras, disiplin latihan dan semangat pantang menyerah yang ditunjukkan Laily selama menjalani persiapan hingga bertanding di Malaysia.
Ia berharap prestasi internasional ini menjadi motivasi bagi Laily untuk terus meningkatkan kualitas permainan. Selain itu, diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda Kabupaten Probolinggo untuk terus berprestasi.
Target berikutnya adalah tampil lebih maksimal pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 dan membawa pulang medali emas bagi Kabupaten Probolinggo.
"Saya berharap Laily tidak cepat berpuas diri. Prestasi ini harus menjadi penyemangat untuk terus berlatih dan mempersiapkan diri menghadapi Porprov 2027. Kami optimistis ia mampu memberikan hasil yang lebih baik," tegasnya.
Sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan tersebut, KONI Kabupaten Probolinggo berencana menyambut langsung kepulangan Laily dari Malaysia. "Insyaallah kami akan menjemput Laily di Surabaya sebagai bentuk penghargaan atas perjuangannya mengharumkan nama Kabupaten Probolinggo dan Indonesia di tingkat dunia," tambahnya. (mas/fun)
Editor : Abdul Wahid