PASURUAN, Radar Bromo-Banyak yang masih menganggap saat ini masih ada ketimpangan pembangunan antara wilayah timur dan barat di Kabupaten Pasuruan. Tapi ketimpangan ini pelan-pelan mulai dipangkas oleh pemerintah. Kolaborasi antara eksekutif dan legislatif diperlukan agar konsep pembangunan terarah.
Inilah yang dibahas dalam podcast Jagongan Wakil Rakyat (Jawara) bersama Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Rias Yudikari Drastika. Podcast ini mengambil tema memangkas disparitas Pasuruan timur dan barat yang sejatinya sudah mulai berkurang. Sebab pembangunan di daerah saat ini sudah dikonsep dari tingkat bawah.
Kata Rias, Kabupaten Pasuruan adalah wilayah yang luas. Dari segi politik, 24 kecamatan kini terbagi enam daerah pemilihan (dapil).
“Saat ini pembangunan dikonsep dari bawah, dimulai dari musrenbangdes yang mewakili dari tingkat desa, hingga musrenbang di tingkat daerah. Segala usulan menjadi acuan pembangunan,” beber Rias.
Ketimpangan antara wilayah timur dan barat ini perlahan mulai terpangkas. Rias memberi contoh, saat ini wilayah timur tak hanya difokuskan untuk pertanian semata.
Tapi juga mengarah ke industri. “Begitu juga dengan infrastruktur. Antara eksekutif dan legislatif saling berkolaborasi,” beber Rias.
Politisi wanita dari Partai Golkar ini memberi contoh di sector kesehatan, saat ini di wilayah Timur sudah ada RSUD Grati. Praktis rumah sakit ini tidak hanya menampung pasien dari wilayah timur semata. Tapi juga dari Probolinggo.
“Begitu pula dengan wilayah selatan yang direncanakan dibangun di Purwodadi. Jika ini terealisasi, maka masyarakat di wilayah selatan tak perlu jauh-jauh untuk berobat sampai ke wilayah Malang,” beber Rias.
Selain Rias Yudikari Drastika, narasumber lain yang datang adalah Chandra Prasetyowati, Kabid Perekonomian Sumber Daya Alam Infrastruktur dan Kewilayahan Bapperida (Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah) Kabupaten Pasuruan.
Chandra juga sepakat bahwa pembangunan saat ini tidak melulu condong ke suatu wilayah.
Seperti pendidikan misalnya. Bukan berarti wilayah barat yang berbatasan dengan kota besar, pendidikannya selalu lebih maju.
“Tetapi pemerintah dalam hal ini pemkab, tetap memajukan fasilitas dan sarana prasarananya. Karena pembangunan manusia di bidang pendndikan itu komponennya ada tiga. Mulai dari angka putus sekolah, harapan lama sekolah dan rata-rata lama sekolah,” beber Chandra.
Dalam menentukan arah pembangunan, pemerintah baik di eksekutif dan legislative tentu memiliki skala prioritas.
“Kami di parlemen berharap konsep pembangunan lebih merata, supaya masyarakat lebih merasakan. Karena pembangunan memerlukan sebuah perencanaan dan tidak bisa ujuk-ujuk," beber Rias.
Masih banyak hal-hal lain yang patut disimak dalam podcast Jawara. Bagi Anda yang ingin melihat diskusi interaktifnya, silahkan akses ke channel youtube Radar Bromo tv. (fun)
Editor : Abdul Wahid