Seragam untuk Siswa Baru Baru Sekolah Rakyat di Pasuruan Tunggu Pusat

Fahrizal Firmani • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 09:16 WIB
DISUBSIDI PEMERINTAH: Siswa baru sekolah rakyat memadati Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Pasuruan beberapa waktu lalu. (Foto: Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo)
DISUBSIDI PEMERINTAH: Siswa baru sekolah rakyat memadati Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Pasuruan beberapa waktu lalu. (Foto: Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo)

 

PASURUAN, Radar Bromo-Siswa baru Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 Pasuruan harus bersabar. Seragam untuk  mereka sampai saat ini belum datang. Seragam baru menunggu dari Kementerian Sosial (kemensos). Siswa baru bisa memakai seragam di sekolah lama.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) kota Pasuruan, Yudi Andi menuturkan, tahun ajaran baru di Kota Pasuruan dimulai pada 31 Juli. Sementara pengadaan seragam SR bagi siswa baru dilakukan oleh Kemensos. Daerah kini hanya bisa menunggu kain seragam siap.

Namun ketiadaan seragam ini dipastikan tidak mengganggu jalannya kegiatan  belajar. Selama seragam baru belum ada, siswa boleh menggunakan seragam di sekolah lama.

Tahun ajaran baru akan didahului dengan kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah.

"SRT masuk 31 juli. Bagi siswa baru jenjang SD, SMP dan SMA bisa memakai seragam lama sambil menunggu seragam baru," katanya.

Ia menyebut, seluruh siswa baru akan menerima jumlah seragam seperti siswa SR lama. Ada tujuh seragam yang mereka terima. Yakni seragam putih biru untuk jenjang SMP, seragam batik reguler dan seragam pramuka. Lalu ada baju pesiar, baju olahraga, dan baju kegiatan lapangan. Adapula seragam untuk laboratorium.

"Jumlah seragam sama seperti tahun lalu. Ada tujuh. Untuk jenjang SD dapatnya seragam putih merah," tutur Yudi. (riz/fun)

Editor : Abdul Wahid
terintegerasi Sekolah Rakyat Kemensos seragam