Seragam Siswa Baru di Kota Pasuruan Tunggu Bulan Depan, DPRD Minta Tidak Molor Lagi

Fahrizal Firmani • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 08:36 WIB
Ilustrasi seragam sekolah
Ilustrasi seragam sekolah

PASURUAN, Radar Bromo- Pemberian kain seragam bagi siswa baru jenjang SD-SMP negeri di Kota Pasuruan, tak pernah mulus. Dalam tiga tahun terakhir selalu molor. Karena itu, DPRD Kota Pasuruan meminta pemberian seragam baru tahun ini tidak terlambat.

Keterlambatan pengadaan kain seragam bagi siswa baru di jenjang SD-SMP negeri terjadi sejak 2023. Pada 2023, pendistribusian kain seragam terlambat sebulan. Siswa baru menerima kain seragam pada September. Sementara, pada 2024, kain seragam molor hampir sebulan. Siswa menerima di akhir Agustus.

Tahun lalu, distribusi kain seragam lebih lelet. Siswa baru menerima saat kegiatan belajar mengajar (KBM) telah berlangsung 2,5 bulan.

Pembagian kain seragam baru dilakukan awal Oktober. DPRD berharap agar tahun ini keterlambatan itu tidak terulang.

Anggota Komisi I DPRD Kota Pasuruan Ismu Hardiyanto mengatakan, semestinya distribusi kain seragam tidak molor. Mengingat, awal tahun ajaran baru sudah diketahui jauh-jauh hari. Apalagi secara rutin sejak 2023, pengadaan kain seragam selalu dianggarkan dalam APBD.

Ismu menyebutkan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kota Pasuruan bisa melakukan perencanaan lebih awal. Dengan harapan proses pengadaan bisa dilakukan jauh sebelum tahun ajaran baru dimulai. Dengan begitu, distribusi kain seragam bisa dilakukan pada awal tahun ajaran.

“Tahun ini tidak boleh sampai terjadi keterlambatan distribusi kain seragam. Apalagi ini kan kegiatan rutin yang selalu dianggarkan tiap tahun," sebut politisi PKS ini.

Beberapa waktu lalu, Wakil Ketua DPRD Kota Pasuruan Ismail Marzuki Hasan juga meminta Pemkot memperhatikan pendidikan di Kota Pasuruan.

Sebab, pendidikan salah satu cara untuk mengentaskan kemiskinan. Pihaknya sangat mengapresiasi langkah Pemkot yang mengalokasikan anggaran untuk kain seragam baru.

“Minta tolang diperhatikan agar pengadaan kain seragam baru tidak sampai terlambat. Kasihan siswa jika saat KBM masih menggunakan seragam sekolah lama," jelas politisi PKB ini.

Kepala Dispendikbud Kota Pasuruan Siti Rohana menyebutkan, kain seragam baru tahun ini dianggarkan sama seperti tahun lalu, Rp 5 miliar. Seragam khusus siswa baru jenjang SD-SMP negeri itu, sejauh ini masih dalam tahap pengadaan.

“Insyaallah tidak terlambat. Kami targetkan Agustus ini sudah didistribusikan ke siswa, sehingga siswa segera bisa memakai seragam baru,” ujarnya. (riz/rud)

Editor : Fahreza Nuraga
agustus pasuruan dprd siswa komisi 1