BUGUL KIDUL, Radar Bromo – Proyek normalisasi Sungai Petung di Kota Pasuruan kembali berlanjut. Setelah sempat terhenti, pengerjaan kini difokuskan pada bagian hulu sungai, tepatnya di wilayah Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul atau sisi selatan Jembatan Bok Wedi.
Panjang sungai yang dinormalisasi mencapai sekitar 500 meter. Pengerjaan dilakukan dengan pelebaran alur sungai hingga rata-rata 15 meter dan kedalaman antara 1 hingga 1,5 meter untuk meningkatkan kapasitas tampung aliran air.
Kasi Pemeliharaan dan Rehabilitasi UPT PSDA Welang Pekalen, Windari Wahyu Ningsih mengatakan, pekerjaan yang berlangsung saat ini merupakan lanjutan dari proyek sebelumnya yang sempat berhenti.
"Yang dikerjakan sekarang bagian hulu, mulai selatan Jembatan Bok Wedi di Kelurahan Blandongan. Ini lanjutan pekerjaan yang kemarin sempat terhenti, panjangnya kurang lebih 500 meter," ujarnya.
Menurut Windari, normalisasi dilakukan dengan membuat lebar sungai rata-rata 15 meter dan kedalaman sekitar 1 hingga 1,5 meter. Langkah tersebut diharapkan mampu memperlancar aliran air, terutama saat debit sungai meningkat pada musim hujan.
Sementara itu, untuk penanganan di bagian hilir atau sisi utara Jembatan Bok Wedi, UPT PSDA Welang Pekalen masih memprioritaskan pengangkatan skot balok. "Untuk hilir, kami pengangkatan skot balok saja sebagai antisipasi banjir nantinya," jelasnya.
Meski sebelumnya sempat muncul anggapan proyek normalisasi dihentikan, Windari memastikan pekerjaan tersebut tetap berjalan. Bahkan, saat ini pengerjaan sudah berlangsung di lapangan. "Normalisasi tetap lanjut, sekarang sudah action atau on going," tegasnya.
Terkait besaran anggaran proyek, Windari menyebut pengelolaannya berada di tingkat Dinas PU Sumber Daya Air Provinsi Jawa Timur di Surabaya sehingga rincian nilai anggaran bukan berada di kewenangan UPT PSDA Welang Pekalen. (zen/fun)
Editor : Abdul Wahid