PASURUAN, Radar Bromo - Proses kegiatan belajar mengajar di Pondok Pesantren (Ponpes) Terpadu Al Yasini, untuk Tahun Pelajaran 2026/2027 resmi dimulai.
Rangkaian tahun ajaran baru ini, dibuka secara simbolis melalui pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk satuan pendidikan umum, serta Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) bagi satuan pendidikan madrasah.
Pada tahun ajaran ini, pondok pesantren yang berada di wilayah Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan ini, menerima total 1.353 santri baru.
Seluruh santri tersebut, tersebar di berbagai jenjang pendidikan di bawah naungan pesantren. Mulai dari SDI, MTs, SMPU, SMPN, SMA, SMK Kesehatan, MAN, hingga SMKN.




Dalam upacara pembukaan bersama yang digelar pada Senin (13/7), Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al Yasini, KH A Mujib Imron, SH., MH., menyampaikan rasa syukur mendalam, atas tingginya kepercayaan masyarakat yang tercermin dari jumlah santri baru tahun ini.
Hadir dengan busana khas kiai, pria yang akrab disapa Gus Mujib ini menekankan pentingnya visi pendidikan pesantren, dalam membentuk karakter santri yang seimbang.
"Pendidikan di Al Yasini harus tetap mewujudkan santri yang pinter (pintar, red) sekaligus bener (benar/berakhlak mulia, red). Santri yang pintar tetapi tidak benar, akan berpotensi menjadi manusia yang suka mengelabui (ngakali). Sebaliknya, santri yang benar tetapi tidak pintar, akan mudah dikelabui atau ditipu daya. Oleh karena itu, keduanya harus selaras," tegas KH A Mujib Imron dalam amanatnya.
Ia juga mengingatkan seluruh santri, mengenai peran besar Pesantren Al Yasini sebagai "penyelamat bangsa", sebagaimana yang tertuang dalam lirik lagu Hymne Al Yasini.
Para santri baru diharapkan memiliki kesungguhan penuh, untuk meraih prestasi sekaligus menjaga karakter luhur seorang santri.
Demi menjaga tradisi dan nilai-nilai luhur pesantren, kegiatan pembukaan MPLS dan MATAMUDA ini, dilaksanakan secara terpisah antara santri putra dan santri putri.
Bertindak sebagai pemimpin apel, Ketua Yayasan Al Yasini, H. Jainudin, berpesan, agar seluruh rangkaian kegiatan orientasi selama tiga hari ke depan, diikuti oleh para santri dengan perasaan riang gembira.
Acara pembukaan diakhiri dengan sesi foto bersama, secara bergantian. Antara pengasuh, ketua yayasan, kepala sekolah, dan dewan guru bersama para santri dari masing-masing jenjang, mulai dari SD hingga SLTA.
Setelah apel bersama usai, para santri langsung diarahkan menuju lembaga pendidikan masing-masing, untuk mengikuti agenda orientasi lanjutan. (and/one/*)
Editor : Jawanto Arifin