Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Sebanyak 1.156 Lampu PJU Rusak di Kabupaten Pasuruan Akhirnya Kembali Menyala

Iwan Andrik • Jumat, 10 Juli 2026 | 15:27 WIB
BENAHI: Petugas Dishub Kabupaten Pasuruan saat melakukan perbaikan terhadap lampu PJU yang sempat mengalami kerusakan. (Pemkab Pasuruan for Radar Bromo)
BENAHI: Petugas Dishub Kabupaten Pasuruan saat melakukan perbaikan terhadap lampu PJU yang sempat mengalami kerusakan. (Pemkab Pasuruan for Radar Bromo)

PASURUAN, Radar Bromo - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasuruan melakukan akselerasi masif, dalam pemeliharaan infrastruktur jalan.

Terhitung sejak Januari hingga awal Juli 2026, sebanyak 1.156 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) yang sempat padam di seluruh kecamatan se-Kabupaten Pasuruan, berhasil diperbaiki dan kembali menyala terang.

Langkah taktis ini diambil, menyusul tingginya volume keluhan masyarakat terkait minimnya penerangan jalan.

Dampaknya, memicu kerawanan kecelakaan dan tindak kriminalitas pada malam hari.

Kepala Dishub Kabupaten Pasuruan, Digdo Sutjahjo, mengungkapkan perbaikan ribuan lampu jalan tersebut, merupakan bentuk komitmen pelayanan publik yang berbasis pada respons cepat (quick response).

Pihaknya mencatat, total laporan yang masuk dari masyarakat, telah mencapai 1.200 aduan.

“Dari total 1.200 pengaduan yang masuk ada sebanyak 1.156 aduan sudah selesai kami layani. Intervensi perbaikan ini menyebar merata di semua kecamatan,” ujar Digdo.

Mengingat tingginya angka kerusakan yang harus ditangani, Dishub menerapkan sistem skala prioritas dalam mengeksekusi perbaikan di lapangan.

Skema ini mengacu pada urutan kronologis aduan yang masuk, serta tingkat urgensi kondisi wilayah.

Digdo menegaskan, titik PJU yang berada di kawasan rawan, padat kendaraan, serta jalur penghubung utama antarkecamatan, otomatis didahulukan dalam daftar penanganan.

“Kami mengacu pada urutan aduan, namun tetap mempertimbangkan tingkat urgensi di lapangan. Jika posisinya mendesak dan berada di wilayah yang dilalui banyak kendaraan, itu sudah jelas menjadi prioritas utama agar penanganan bisa segera dirasakan manfaatnya,” imbuhnya.

Guna mengejar target pemulihan ribuan titik lampu tersebut, Dishub mengerahkan kekuatan penuh dengan menyiagakan 5 unit armada truk crane khusus.

Armada tersebut dibagi ke dalam 3 tim teknis lapangan, yang disebar secara paralel untuk menjangkau lampu di ketinggian, melakukan audit instalasi kabel, hingga mengganti komponen kelistrikan yang rusak.

Lebih lanjut, Digdo menambahkan, program ini merupakan bagian dari pemeliharaan rutin infrastruktur keselamatan jalan, secara menyeluruh.

Selain fokus pada kuantitas perbaikan PJU, Dishub Kabupaten Pasuruan juga melakukan perawatan berkala pada rambu lalu lintas, cermin tikungan, Pedestrian Crossing Traffic Light (PCTL), serta Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APIL) atau traffic light.

“Kami berharap dengan kembali optimalnya fungsi ribuan lampu PJU ini, aspek visual pengendara di malam hari dapat terpenuhi dengan baik. Sehingga, risiko kecelakaan lalu lintas serta potensi gangguan kamtibmas dapat ditekan seminimal mungkin,” bebernya. (one)

Editor : Jawanto Arifin
#pju #Rawan #penerangan #kabupaten pasuruan #dishub