PASURUAN, Radar Bromo-Sekolah Rakyat (SR) permanen Kota Pasuruan membutuhkan jumlah guru cukup banyak untuk tahun ajaran 2026-2027.
Kebutuhannya mencapai 23 guru untuk jenjang SD dan SMP. Meliputi guru kelas dan mata pelajaran (mapel).
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pasuruan, Yudi Andi Prasetya menuturkan kebutuhan guru untuk SR permanen mencapai 23 orang.
Terdiri dari empat guru kelas untuk jenjang SD dan 19 guru mata pelajaran (maple) untuk jenjang SMA. Sementara untuk jenjang SMP sudah mencukupi.
Kebutuhan guru ini diperuntukkan bagi siswa baru SR. Ada 206 siswa yang terjaring untuk SR tahun ini.
Mereka terdiri dari 29 siswa SD, 87 siswa SMP dan 90 siswa SMA. Mereka akan menempati SR permanen di kelurahan Wironini, kecamatan Purworejo.
Yudi menyebut, pemenuhannya dilakukan serentak oleh kementerian sosial (kemensos). Saat ini proses perekrutan oleh pusat.
Pemerintah daerah belum mengetahui kapan proses pemenuhannya selesai. Sebab penjaringan sepenuhnya oleh pusat.
"Yang butuh guru itu jenjang SD dan SMA. Sementara untuk guru jenjang SMP sudah mencukupi," kata Yudi.
Ia menjelaskan sembari menunggu perekrutan rampung oleh pusat, pemkot telah menyiapkan tim transisi.
Tim ini bertugas menyediakan kebutuhan untuk SR permanen. Termasuk menyiapkan guru yang akan mengajar di SR permanen. Dinsos sudah berkoordinasi dengan dinas pendidikan.
"Ada tim transisi yang akan menyiapkan kebutuhan guru bagi SR permanen. Sembari menunggu penjaringan selesai, pemda yang memenuhi kebutuhan," katanya.
Kepala SR Kota Pasuruan, Yuli Prihatini menuturkan, jumlah guru jenjang SMP sudah ideal. Ada 21 guru. Itu setelah SR menerima tambahan sembilan guru mapel baru di semester dua lalu. Sebelumnya ada sembilan guru yang tersedia.
"Total saat ini ada 21 guru SR untuk jenjang SMP. Setelah dapat tambahan dari pusat sebanyak 12 guru," jelas Yuli. (riz/fun)
Editor : Abdul Wahid