Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Tak Kuat Nanjak, Truk Mundur Hantam Rumah Warga di Ngembal Pasuruan, 1 Warga Terluka Tertimpa Reruntuhan

Muhamad Busthomi • Senin, 6 Juli 2026 | 17:44 WIB
TAK KUAT NANJAK: Kondisi truk yang jalan mundur lalu menghantam sejumlah bangunan di Ngembal, Tutur, Kabupaten Pasuruan.
TAK KUAT NANJAK: Kondisi truk yang jalan mundur lalu menghantam sejumlah bangunan di Ngembal, Tutur, Kabupaten Pasuruan. (M Busthomi/ Radar Bromo)

 

TUTUR, Radar Bromo–Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur Purwosari-Tutur, tepatnya di Dusun Badut, Desa Ngembal, Kecamatan Tutur, Senin (6/7) sekitar pukul 05.30.

Sebuah truk bermuatan kehilangan kendali saat melintasi tanjakan hingga berjalan mundur, menabrak pagar dan teras rumah warga.

Seorang pejalan kaki terluka parah akibat tertimpa reruntuhan bangunan.

Korban diketahui bernama Alima, 56, warga Dusun Badut, Desa Ngembal. Saat kejadian, ia sedang berjalan kaki dari arah timur ke barat.

Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Jauhar Rizqullah Sumirat mengatakan, kecelakaan bermula saat truk Hino bernopol B 9882 BDD yang dikemudikan Eko Prasetyo, 32, warga Kabupaten Jombang, melaju dari arah barat menuju timur.

Namun ketika melintasi jalan menanjak di lokasi kejadian, sopir diduga tidak mampu mengendalikan kendaraannya.

"Diduga pengemudi kurang hati-hati dan tidak memperhatikan kondisi kendaraannya saat melintasi tanjakan. Kendaraan kemudian berjalan mundur hingga oleng ke kanan," ujarnya.

Truk selanjutnya menghantam pagar dan teras rumah milik Sutaji, 59.

Benturan keras menyebabkan bagian teras roboh dan menimpa mobil Isuzu Panther bernopol N 1883 SH, yang sedang diparkir di halaman rumah.

Pada saat bersamaan, Alima yang melintas di depan rumah ikut menjadi korban.

Ia mengalami benjol di dahi, luka robek di pelipis dan pipi kiri, luka robek pada jempol tangan kiri, luka di kaki kanan, serta patah tulang terbuka pada telapak kaki kanan.

Korban langsung dilarikan ke RS Prima Husada Sukorejo untuk mendapatkan perawatan intensif.

Sementara itu, sopir truk maupun pemilik rumah tidak mengalami luka.

Akibat kecelakaan tersebut, kerusakan terjadi pada truk, pagar dan teras rumah, serta mobil Panther yang tertimpa bangunan. Total kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp 50 juta.

Jauhar menambahkan, petugas Pos Lantas Purwosari telah melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan saksi, mengamankan barang bukti, serta mencari rekaman CCTV di sekitar lokasi.

"Penyebab pasti kecelakaan masih kami dalami. Kami mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, agar memastikan kondisi kendaraan benar-benar laik jalan dan selalu mengantisipasi medan menanjak maupun menurun untuk mencegah kejadian serupa," paparnya. (tom/one)

Editor : Muhammad Fahmi
#ngembal #pasuruan #tak kuat nanjak #Tutur #jalan mundur