Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Normalisasi Sungai Gembong Pasuruan Dilanjut, Satu Bangkai Kapal Belum Terangkat

Fuad Alyzen • Senin, 6 Juli 2026 | 07:54 WIB
NORMALISASI: Pekerja melakukan normalisasi Sungai Gembong, Kota Pasuruan, menggunakan ekskavator. (CAMAT PANGGUNGREJO FOR JAWA POS RADAR BROMO)
NORMALISASI: Pekerja melakukan normalisasi Sungai Gembong, Kota Pasuruan, menggunakan ekskavator. (CAMAT PANGGUNGREJO FOR JAWA POS RADAR BROMO)

PANGGUNGREJO, Radar Bromo - Normalisasi Sungai Gembong di Kelurahan Ngemplakrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, berlanjut. Sabtu (4/7), petugas kembali menemukan dan mengangkat dua bangkai kapal yang sebelumnya tertutup air.

Sejauh ini diperkirakan masih tersisa satu bangkai kapal yang belum dievakuasi. Pencarian dan pengangkatan bangkai kapal dilakukan sejak pukul 08.00 hingga sore. Pekerjaan dihentikan sementara saat waktu istirahat siang.

“Sejak pagi sudah dilakukan pencarian dan pengangkatan. Sampai sekarang sudah ada dua bangkai kapal yang berhasil diangkat," ujar Camat Panggungrejo, Iman Hidayat, Minggu (5/4).

Menurutnya, temuan bangkai kapal itu baru terlihat saat air laut surut. Kondisi itu dimanfaatkan petugas untuk menyisir dasar sungai sekaligus memastikan tidak ada lagi bangkai kapal yang menghambat alur pelayaran.

“Bangkai kapal itu terlihat ketika air laut surut," katanya.

Dari hasil penyisiran sementara, diperkirakan hanya tinggal satu bangkai kapal yang belum terangkat. Pemerintah akan terus melakukan pembersihan hingga seluruh bangkai kapal berhasil dievakuasi.

"Kami berupaya membersihkan semuanya. Sejauh ini tampaknya tinggal satu bangkai kapal lagi yang belum terangkat," ujar Iman.

Penyisiran akan terus dilakukan setiap kondisi air laut surut. Bila masih ditemukan bangkai kapal lain, normalisasi akan kembali dilanjutkan agar tidak memicu pendangkalan Sungai Gembong maupun mengganggu aktivitas perahu nelayan.

Pemerintah daerah berharap seluruh bangkai kapal dapat segera dievakuasi, sehingga alur Sungai Gembong kembali bersih, lancar, dan aman digunakan sebagai jalur keluar masuk perahu nelayan. (zen/rud)

Editor : Fahreza Nuraga
#sungai #pasuruan #gembong #normalisasi