PURWOREJO, Radar Bromo - Seorang pelajar asal Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, mendatangi Mapolres Pasuruan Kota. Ia melapor dan mengaku menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok warga di Kelurahan Tembokrejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Sabtu (4/7) dini hari.
Selain mengalami sejumlah luka, sepeda motornya juga masih ditahan warga. Peristiwa itu bermula ketika korban berinisial U, 19, itu pulang ngopi bersama sejumlah temannya di kawasan Kelurahan Karangketug, Kota Pasuruan, Jumat (3/7) malam. Sekitar pukul 00.10, korban hendak pulang ke rumahnya di Kecamatan Winongan.
Ketika melintas di kawasan Tembokrejo, korban mendapati adanya aktivitas balap liar. Ia sempat berhenti untuk menonton. Tak lama kemudian, korban memutuskan berbalik arah untuk melanjutkan perjalanan pulang.
Namun, situasi di lokasi berubah ricuh. Berdasarkan laporan korban kepada polisi, sekelompok orang tak dikenal membuat keributan dengan warga sekitar. Di tengah kondisi itu, korban mengaku ikut menjadi sasaran amukan warga.
Akibatnya, korban mengalami luka pada paha kanan dan kiri, lebam di paha kiri bagian atas, serta punggung. Korban juga telah menjalani visum sebagai bukti laporan polisi. Sementara, sepeda motor Honda GL 100 miliknya disebut masih berada di tangan warga.
“Laporan sudah kami terima dan saat ini masih dalam proses penyelidikan. Penyidik juga mengumpulkan keterangan serta mendalami kronologi kejadian untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat," ujar Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Junaidi.
Junaidi mengatakan, kepolisian juga akan menelusuri keberadaan sepeda motor pelapor yang disebut masih ditahan warga. Ia memastikan semua informasi yang disampaikan pelapor akan didalami. Termasuk terkait kendaraan yang saat ini belum kembali.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak main hakim sendiri dan menyerahkan setiap persoalan kepada aparat penegak hukum,” pesannya. (zen/rud)
Editor : Fahreza Nuraga