PASURUAN, Radar Bromo-Sebanyak 90 calon siswa baru Sekolah Rakyat (SR) Kota Pasuruan jenjang SMP mengikuti tes kesehatan pada hari kedua pemeriksaan, Kamis (2/7).
Pemeriksaan yang dimulai sejak pukul 06.00 di Gedung Kesenian itu, meliputi tes fisik dan pemeriksaan kesehatan.
Tes kesehatan dilakukan dengan menggandeng Dinas Kesehatan. Selain pemeriksaan kesehatan, para siswa juga mengikuti tes fisik berupa lari sebagai bagian dari pemeriksaan kebugaran.
Kepala Sekolah Rakyat Kota Pasuruan Yuli Prihatini mengatakan, tes kesehatan dimulai sejak Rabu (1/7). Pada hari pertama, sebanyak 87 siswa jenjang SMA mengikuti pemeriksaan. Sementara pada hari kedua, giliran 90 siswa jenjang SMP menjalani pemeriksaan.
Pemeriksaan kesehatan meliputi pemeriksaan kondisi fisik dan kesehatan anggota tubuh. Tujuannya, untuk memastikan seluruh calon siswa siap mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM).
"Jika ada yang mengalami keluhan tertentu, maka bisa langsung ditangani. Sehingga saat masuk sekolah, mereka bisa menjalani dengan baik," kata Yuli.
Ia menambahkan, pelaksanaan tes pada hari pertama berjalan lancar. Seluruh siswa mengikuti pemeriksaan dengan baik dan tidak ditemukan siswa yang memiliki keluhan penyakit bawaan. Seperti asma maupun penyakit paru.
Dokter Reny Widya yang memeriksa selama tes kesehatan menambahkan, pemeriksaan yang dijalani calon siswa meliputi tes kebugaran, pemeriksaan mata, tekanan darah, gigi, fisik, pemeriksaan laboratorium untuk gula darah dan hemoglobin.
Pemeriksaan fisik juga dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya gangguan pada pernapasan maupun telinga.
Dari hasil skrining awal, beberapa siswa diminta menjalani pemeriksaan lanjutan pada bagian mata. Sebab, diketahui mengalami gangguan ketajaman penglihatan.
Pemeriksaan lanjutan akan dilakukan bersama dokter spesialis mata untuk memastikan apakah siswa tersebut memerlukan kacamata atau tidak.
"Secara keseluruhan pemeriksaan kesehatan berjalan baik. Khusus perempuan juga dilakukan tes kehamilan untuk memastikan tidak ada yang hamil," terang dokter Puskesmas Kebonagung itu.
Salah seorang calon siswa, Shaqila Aulia Shafa, 12, mengaku senang bisa diterima di Sekolah Rakyat Kota Pasuruan. Lulusan MI Darul Ulum Blandongan itu mengatakan, tes kesehatan menjadi kesempatan baginya mengenal teman-teman baru, meski sempat merasa gugup saat mengikuti tes.
"Tadi sempat gugup saat diminta lari dan ditanya soal keluhan penyakit. Alhamdulillah senang bisa ketemu teman baru," jelas Aul, sapaannya. (riz/hn)
Editor : Muhammad Fahmi