Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Rehab RTLH di Kota Pasuruan Tunggu Sosialisasi

Fahrizal Firmani • Kamis, 2 Juli 2026 | 15:05 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

PASURUAN, Radar Bromo - Program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kota Pasuruan, terus dimatangkan. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) setempat, telah merampungkan proses verifikasi dan validasi (verval) terhadap para calon penerima manfaat.

Kini, realisasi proyek sosial tersebut, tinggal menunggu tahapan sosialisasi sebelum pengerjaan fisik dimulai.

Kabid Perumahan pada DPKP Kota Pasuruan, Wisnu Bagya Winarsa, mengungkapkan tahun ini pemerintah daerah mengalokasikan anggaran APBD, untuk merehab sebanyak 150 unit RTLH.

Ratusan rumah tersebut tersebar merata di 34 kelurahan, yang ada di empat kecamatan se-Kota Pasuruan.

Setiap keluarga penerima manfaat, akan mendapatkan bantuan stimulan dengan nominal yang sama. Yakni sebesar Rp 17,5 juta.

Dana tersebut, nantinya dialokasikan untuk membiayai pembelian bahan material bangunan, sekaligus ongkos pekerja atau tukang.

"Proses verval sudah selesai bulan lalu. Saat ini, kami telah meminta seluruh calon penerima, untuk segera membuka rekening di bank daerah, guna keperluan penyaluran dana rehab tersebut," jelas Wisnu.

Pihak dinas memberikan tenggat waktu selama satu bulan, bagi warga untuk menyelesaikan administrasi perbankan tersebut.

Wisnu juga memastikan, bahwa seluruh calon penerima telah melalui seleksi ketat, agar bantuan jatuh ke tangan yang tepat.

Yakni masyarakat berpenghasilan rendah, yang kondisi huniannya memenuhi kriteria RTLH.

"Setelah proses pembukaan rekening rampung, kami akan melanjutkan ke tahapan sosialisasi pada bulan Agustus mendatang, tepat sebelum pengerjaan fisik di lapangan dimulai," imbuhnya.

Sebagai informasi, program pengentasan hunian kumuh ini, menjadi salah satu fokus Pemkot Pasuruan sejak tahun 2017. Dari basis data awal sebanyak 2.540 unit RTLH, pemerintah telah berhasil membedah sebanyak 1.838 rumah hingga saat ini.

Secara rinci, sepanjang tahun 2018 hingga 2022 terdapat 1.270 RTLH yang berhasil ditangani. Selanjutnya, pada tahun 2023 direalisasikan sebanyak 283 unit dari target awal 300 rumah.

Sementara pada tahun 2024, dari usulan 300 unit, jajaran pemkot berhasil merampungkan perbaikan pada 285 rumah.

Adapun pada tahun lalu, pemkot juga sukses menggarap 300 unit RTLH yang disokong oleh anggaran APBD Pemerintah Provinsi Jawa Timur. (riz/one)

Editor : Jawanto Arifin
#rumah layak #kota pasuruan #rtlh #sosialisasi