Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pendakian Arjuno-Welirang Melonjak Tajam Hingga 20 Persen

Rizal Syatori • Kamis, 2 Juli 2026 | 14:54 WIB
MENAWAN: Jalur pendakian Arjuno-Welirang. Selama libur sekolah, tingkat pendakian gunung tersebut, melonjak. (Rizal Syatori/Radar Bromo)
MENAWAN: Jalur pendakian Arjuno-Welirang. Selama libur sekolah, tingkat pendakian gunung tersebut, melonjak. (Rizal Syatori/Radar Bromo)

PURWODADI, Radar Bromo - Momentum libur sekolah, membawa berkah tersendiri bagi aktivitas wisata alam di Kabupaten Pasuruan dan sekitarnya.

Setelah sempat ditutup lama dan baru kembali dibuka pada 6 Mei lalu, jalur pendakian Gunung Arjuno dan Welirang, kini ramai dipadati pengunjung setiap harinya.

Kepala UPT Taman Hutan Raya (Tahura) R. Soerjo, Ahmad Ni'am Afifi, mengungkapkan antusiasme masyarakat untuk mendaki, mengalami lonjakan signifikan dibanding hari-hari biasa.

Faktor cuaca yang cerah dan bersahabat, dituding menjadi pemicu utamanya.

"Memasuki masa liburan sekolah saat ini, angka pendakian ke Gunung Arjuno-Welirang, mengalami kenaikan hingga 20 persen, jika dibandingkan hari biasa. Kondisinya jauh lebih ramai," jelasnya.

Kendati arus kedatangan pendaki terus mengalir, pihak Tahura R. Soerjo tetap memberlakukan pembatasan ketat.

Tujuannya, demi menjaga kelestarian ekosistem dan keselamatan. Kuota kunjungan harian dipatok maksimal 550 orang, per hari untuk seluruh jalur masuk.

Secara rinci, kuota tersebut dibagi melalui empat pintu masuk resmi. Dua pos di Kabupaten Pasuruan, yakni Pos Tretes, Kecamatan Prigen dan Pos Tambaksari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.

Masing-masing dibatasi maksimal 150 orang per hari. Sementara untuk Pos Lawang, Kabupaten Malang dijatah 50 orang.

Dan Pos Sumber Brantas, Kota Batu, mendapatkan kuota terbesar sebanyak 200 orang per hari.

"Dari seluruh jalur yang ada, sejauh ini pintu masuk via Sumber Brantas di Kota Batu dan Pos Tretes di Prigen, menjadi dua jalur terfavorit yang paling banyak dipilih oleh para pendaki," imbuhnya.

Para pencinta alam yang datang, didominasi oleh warga lokal Jawa Timur. Meski begitu, tidak sedikit pula, pendaki lintas pulau yang berdatangan.

Mulai dari wilayah Jawa Tengah, Jawa Barat, Jakarta, Bali, hingga Kalimantan. Latar belakang mereka pun beragam.

Mulai dari pelajar tingkat SMP dan SMA, kalangan mahasiswa, hingga masyarakat umum.

"Saat ini, kondisi cuaca di atas sangat mendukung untuk melakukan pendakian. Namun, kami tetap mengimbau kepada seluruh pendaki, agar mempersiapkan fisik dengan matang dan selalu berhati-hati selama berada di jalur pendakian," tukasnya. (zal/one)

 

Rapor Kunjungan Arjuno-Welirang

·        Naik 20% selama musim libur sekolah

 

Batasan Kuota Harian

·        Pos Sumber Brantas (Kota Batu): 200 orang per hari (Jalur Terfavorit I)

·        Pos Tretes (Prigen, Pasuruan): 150 orang per hari (Jalur Terfavorit II)

·        Pos Tambaksari (Purwodadi, Pasuruan): 150 orang per hari

·        Pos Lawang (Kabupaten Malang): 50 orang per hari

 

Profil Asal Pendaki

·        Lokal: Didominasi wilayah Jawa Timur

·        Luar Provinsi: Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta

·        Luar Pulau: Bali dan Kalimantan

Editor : Jawanto Arifin
#arjuno #pendakian #tahura #welirang