GEMPOL, Radar Bromo – Proyek pembangunan drainase di ruas jalan kabupaten Randupitu–Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, resmi dimulai.
Langkah ini dilakukan, demi mengatasi masalah genangan air dan memperlancar sistem pembuangan air (sanitasi) di wilayah tersebut.
Infrastruktur vital ini, dibangun menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU). Nilai kontraknya, mencapai Rp 179.537.800 guna memastikan kawasan pemukiman dan akses jalan warga bebas dari risiko banjir saat musim hujan tiba.
Fokus utama dari proyek sepanjang 174 meter dengan kedalaman 80 sentimeter ini, adalah mengganti saluran alamiah yang kurang optimal dengan teknologi beton pracetak (u-ditch).
Penggunaan komponen beton modern yang dilengkapi penutup ini, bertujuan untuk mempercepat debit aliran air menuju pembuangan akhir. Sekaligus menjaga bahu jalan tetap kokoh dan aman dilalui kendaraan.
Baca Juga: Cegah Genangan, Pemkot Probolinggo Turunkan Ekskavator Bersihkan Drainase
Pemasangan saluran difokuskan pada titik rawan luapan, yaitu di sisi utara jalan mulai dari simpang tiga Randupitu hingga jembatan tol, serta sebagian di sisi selatan jalan.
Pemerintah Desa Randupitu melalui Kepala Dusun Sutrisno menegaskan, tujuan utama pembangunan ini sangat dinantikan warga.
Karena fungsionalitas drainase yang baru, dipastikan akan membuat aliran air hujan, langsung mengalir lancar tanpa menyumbat dan merendam jalanan desa.
Proyek yang dikerjakan oleh CV Arjuna Marta Perkasa dan diawasi oleh CV Gempol Konsulindo ini, ditargetkan beroperasi penuh pada awal Agustus mendatang.
Agar manfaat pencegahan banjirnya, bisa segera dirasakan oleh masyarakat luas.
"Hari ini mulai penggalian, dilanjut dengan pemasangan uditnya. Targetnnya awal Agustus mendatang harus sudah tuntas," kata Aditya, pengawas lapangan dari pihak pelaksana. (zal/one)
Baca Juga: Langganan Banjir dan Tergenang, Keruk Drainase Sepanjang 100 Meter di Jrebeng Kulon Kedopok
Editor : Moch Vikry Romadhoni