Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pasokan Sampah di Kota Pasuruan, Tak Berkurang

Fahrizal Firmani • Rabu, 17 Juni 2026 | 09:11 WIB
Atas sampah: Seorang petugas dari SDA membersihkan sampah di aliran Sungai Gembong, Kota Pasuruan, beberapa waktu lalu. (DOK. JAWA POS RADAR BROMO)
Atas sampah: Seorang petugas dari SDA membersihkan sampah di aliran Sungai Gembong, Kota Pasuruan, beberapa waktu lalu. (DOK. JAWA POS RADAR BROMO)

PASURUAN, Radar Bromo- Volume sampah di Kota Pasuruan sepanjang Januari-Mei 2026 belum berkurang. Pasokan sampah yang masuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Blandongan, Kota Pasuruan, masih stagnan. Bahkan, saat Ramadan 1447 Hijriah meningkat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP) Kota Pasuruan Samsul Rizal mengatakan, volume sampah cenderung tetap. Tercatat hanya ketika Ramadan yang naik. Di luar itu selama Januari-Mei, tetap.

Setiap harinya ada 105 ton sampah yang masuk TPA. Kondisi serupa terjadi saat hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dan momen long weekend. “Sempat ada kenaikan satu ton per hari saat Ramadan lalu," katanya.

Rizal menyebutkan, kondisi ini terjadi karena saat Ramadan, terjadi peningkatan konsumsi rumah tangga. Berimbas terhadap kenaikan sampah rumah tangga. Begitu Ramadan usai, pola konsumsi masyarakat kembali normal.

Sampah yang masuk TPA Blandongan didominasi sampah rumah tangga. Lebih 70 persen dari sampah harian yang masuk TPA. “Sampah yang masuk ke TPA berkisar 90 sampai 110 ton per hari. Kalau di rata-rata 105 ton. Mayoritas sampah dari rumah tangga,” jelas Rizal. (riz/rud)

Editor : Fahreza Nuraga
#pasuruan #sampah #berkurang #tpa #blandongan