Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pesisir Pasuruan Tergenang Banjir Rob Diperkirakan hingga 17 Juni, Ini Wilayah yang Terdampak

Fuad Alyzen • Selasa, 16 Juni 2026 | 14:00 WIB

 


SEBELUM SURUT: Banjir rob yang melanda kawasan Pelabuhan Pasuruan. (Foto: Polres Pasuruan Kota for Jawa Pos Radar Bromo)
SEBELUM SURUT: Banjir rob yang melanda kawasan Pelabuhan Pasuruan. (Foto: Polres Pasuruan Kota for Jawa Pos Radar Bromo)

 

PASURUAN, Radar BromoAir laut pasang hingga menyebabkan banjir rob kembali melanda sejumlah kawasan pesisir di Pasuruan.

Genangan terjadi sejak beberapa hari terakhir dan diperkirakan masih berlangsung hingga Selasa (17/6).

Kurun dua hari ini ketinggian air laut saat pasang mencapai sekitar 3 meter. Dampaknya, sejumlah wilayah pesisir mengalami genangan dengan ketinggian bervariasi, rata-rata berkisar 20 hingga 30 sentimeter di daratan.

Wilayah yang terdampak antara lain Desa Semare dan Desa Kalirejo di Kecamatan Kraton. Kemudian Kelurahan Tambaan, Kelurahan Ngemplakrejo, kawasan Pelabuhan Pasuruan, Kecamatan Panggungrejo, Jalan MT Haryono-Mandaranrejo, Desa Tambaklekok, Desa Jatirejo, Desa Wates, Desa Semedusari, Desa Kedawang, hingga Desa Mlaten.

Kasat Polairud Polres Pasuruan Kota AKP Edy Suseno mengatakan, genangan rob umumnya terjadi saat puncak pasang pada pagi hingga menjelang siang hari.

“Pasang air laut biasanya terjadi sekitar pukul 09.00 sampai 11.00. Ketinggian genangan di daratan berbeda-beda di setiap lokasi, rata-rata berkisar 20 hingga 30 sentimeter,” ujarnya.

Baca Juga: Banjir Rob Kembali Rendam Pesisir Pasuruan, Ini Wilayah yang Terendam

Menurut Edy, pihaknya terus melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan terdampak rob. Masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir juga diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama saat aktivitas pasang mencapai puncaknya.

“Berdasarkan prediksi yang kami terima, fenomena rob ini masih berpotensi terjadi hingga 17 Juni. Kami mengimbau warga pesisir untuk tetap waspada dan memperhatikan kondisi cuaca maupun pasang surut air laut,” tambahnya.

Meski belum dilaporkan menimbulkan kerusakan signifikan, genangan rob mengganggu aktivitas warga dan akses jalan di beberapa kawasan pesisir. Petugas masih terus memonitor perkembangan kondisi air laut serta dampak yang ditimbulkan di lapangan. (zen/fun)

Editor : Muhammad Fahmi
#wilayah terdampak #banjir rob #pasuruan #pesisir