Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Terminal Wisata Kota Pasuruan Sudah Raup Rp 90 Juta, Bus Besar Jadi Penyumbang Terbesar PAD

Fuad Alyzen • Selasa, 16 Juni 2026 | 13:13 WIB
MENGGELIAT: Keberadaan Terminal Wisata Kandangsapi, Kota Pasuruan, yang menunjang pendapatan daerah. Saat ini, makin banyak kendaraan bus maupun elf, yang “mampir” ke kawasan setempat. (Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)
MENGGELIAT: Keberadaan Terminal Wisata Kandangsapi, Kota Pasuruan, yang menunjang pendapatan daerah. Saat ini, makin banyak kendaraan bus maupun elf, yang “mampir” ke kawasan setempat. (Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)

PASURUAN, Radar Bromo - Pendapatan retribusi dari Terminal Wisata di Kelurahan Kandangsapi, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, semakin menggeliat.

Hingga Juni 2026, realisasi pendapatan dari terminal yang menjadi pintu masuk bus wisata tersebut, telah mencapai puluhan juta rupiah.

Data Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan mencatat, kontribusi terbesar masih berasal dari bus besar.

Dari target pendapatan sebesar Rp 152,5 juta selama 2026, realisasi hingga Juni telah mencapai Rp 74,205 juta.

Sementara itu, retribusi dari bus sedang, tercatat sebesar Rp 7,06 juta dari target tahunan Rp 17,5 juta.

Sedangkan kendaraan jenis elf, justru mencatat capaian yang melampaui target.

Dari target hanya Rp 1 juta dalam setahun, realisasi hingga awal Juni sudah menembus Rp 9,11 juta.

Jika ditotal, pendapatan yang masuk dari ketiga jenis kendaraan tersebut telah mencapai Rp 90,375 juta.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Pasuruan, Kismen Harianto, mengatakan capaian tersebut merupakan akumulasi pendapatan hingga 9 Juni 2026 atau menjelang berakhirnya triwulan kedua.

"Data ini sampai tanggal Juni 2026. Untuk triwulan kedua masih berjalan sampai akhir Juni nanti," ujarnya.

Menurut Kismen, dominasi bus besar dalam menyumbang pendapatan, menunjukkan Terminal Wisata Kandangsapi semakin banyak dimanfaatkan rombongan wisata, maupun kegiatan kunjungan yang menggunakan armada berkapasitas besar.

Di sisi lain, capaian kendaraan jenis elf yang jauh melampaui target, menjadi indikasi meningkatnya aktivitas kendaraan wisata berukuran kecil dan menengah yang masuk ke kawasan terminal.

"Untuk elf, realisasinya memang sudah melebihi target yang ditetapkan tahun ini. Ini menunjukkan, mobilitas kendaraan wisata jenis tersebut cukup tinggi," katanya.

Dishub berharap, tren positif tersebut terus berlanjut hingga akhir tahun. Dengan capaian yang sudah mendekati separuh target tahunan pada pertengahan tahun, peluang melampaui target pendapatan retribusi terminal dinilai cukup terbuka.

Terminal Wisata Kandangsapi sendiri, menjadi salah satu fasilitas pendukung sektor pariwisata dan kunjungan di Kota Pasuruan.

Selain sebagai lokasi parkir dan transit bus wisata, terminal ini juga berfungsi mengatur arus kendaraan besar, agar tidak masuk ke kawasan jalan perkotaan yang memiliki keterbatasan ruang. (zen/one)

 

Rapor Retribusi Terminal Wisata Kandangsapi Kota Pasuruan

·                    TOTAL PAD TERKUMPUL: Rp 90.375.000

·                    (Realisasi Pendapatan per 9 Juni 2026)

 

Rincian Capaian per Jenis Kendaraan:

BUS BESAR (Penyumbang Terbesar)

·                    Target 2026: Rp 152.500.000

·                    Realisasi: Rp 74.205.000

 

BUS SEDANG

·                    Target 2026: Rp 17.500.000

·                    Realisasi: Rp 7.060.000

 

KENDARAAN ELF (Lompatan Tertinggi)

·                    Target 2026: Rp 1.000.000

·                    Realisasi: Rp 9.110.000 (Melampaui Target)

Editor : Jawanto Arifin
#kota pasuruan #kendaraan #pendapatan #Terminal Wisata #pad