Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Bukan Tretes di Prigen, Pasuruan, yang Menjadi Wilayah Terdingin di Jatim, Ini Data BMKG

Fuad Alyzen • Selasa, 16 Juni 2026 | 12:42 WIB
DINGIN: Suasana Prigen, Kabupaten Pasuruan, yang dikenal salah satu kawasan dingin di Jatim. (Dokumen Radar Bromo)
DINGIN: Suasana Prigen, Kabupaten Pasuruan, yang dikenal salah satu kawasan dingin di Jatim. (Dokumen Radar Bromo)

PRIGEN, Radar Bromo - Suhu dingin masih menyelimuti kawasan dataran tinggi Pasuruan.

Berdasarkan data BMKG Juanda yang dirilis Minggu (14/6) pukul 04.00, wilayah Tretes, Kecamatan Prigen, masuk dalam daftar lima lokasi dengan suhu minimum terendah di Jawa Timur.

Tercatat, suhu minimum di Stasiun Geofisika Pasuruan, Tretes mencapai 18 derajat Celsius.

Angka itu menempatkan Tretes di urutan keempat wilayah terdingin di Jawa Timur, setelah Bromo, Kota Batu, dan Malang.

Sementara posisi pertama ditempati AWS Bromo, Kabupaten Probolinggo dengan suhu minimum 11,5 derajat Celsius.

Meski udara terasa dingin, terutama pada malam hingga dini hari, cuaca di Pasuruan secara umum diprakirakan cerah hingga cerah berawan sepanjang hari.

Namun demikian, masyarakat tetap diminta mewaspadai potensi hujan ringan yang bersifat lokal.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Juanda Sidoarjo, Rendy Irawadi, mengatakan kondisi atmosfer Jawa Timur saat ini masih mendukung terbentuknya awan hujan dalam skala terbatas.

"Cuaca secara umum, cenderung cerah hingga cerah berawan. Namun masih ada peluang hujan ringan lokal dan tersebar, terutama pada siang hingga sore hari," ujarnya.

Menurut dia, adanya gangguan atmosfer berupa gelombang Rossby aktif serta kondisi atmosfer yang belum sepenuhnya stabil, menjadi salah satu faktor yang memicu pertumbuhan awan hujan.

Meski demikian, sebaran awan diperkirakan tidak merata dan hanya terjadi di beberapa wilayah.

BMKG mencatat kelembapan udara di Jawa Timur, berkisar antara 46 hingga 100 persen.

Sementara suhu udara berada pada rentang 13 hingga 34 derajat Celsius, dengan angin dominan bertiup dari timur laut berkecepatan 5 hingga 32 kilometer per jam.

Rendy menambahkan, masyarakat yang beraktivitas pada malam hingga dini hari, perlu mengantisipasi munculnya kabut atau asap. Khususnya di kawasan pegunungan seperti Tretes.

"Kami mengimbau masyarakat yang berkendara pada malam dan dini hari, untuk lebih waspada terhadap potensi kabut yang dapat mengurangi jarak pandang. Suhu udara juga cukup dingin sehingga perlu menjaga kondisi tubuh," katanya.

BMKG juga mengingatkan, warga agar tetap membawa payung atau jas hujan saat beraktivitas di luar ruangan.

Sebab, peluang hujan ringan masih dapat terjadi secara tiba-tiba meskipun cuaca didominasi kondisi cerah.

Selain itu, wisatawan yang berkunjung ke kawasan Tretes maupun Bromo, disarankan mengenakan pakaian hangat.

Pasalnya, udara dingin diperkirakan masih terasa hingga beberapa hari ke depan, terutama pada malam dan dini hari. (zen/one)

Editor : Jawanto Arifin
#bmkg #dingin #jatim #tretes