PASURUAN, Radar Bromo - Wajah Alun-Alun Kota Pasuruan terus dipoles demi menjaga kenyamanan para pengunjung.
Tidak hanya berfokus pada area dalam, Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP) Kota Pasuruan, juga rutin mempercantik dan memelihara kebersihan seluruh area trotoar, di Ruang Terbuka Hijau (RTH) pusat kota tersebut.
Aksi bersih-bersih ini rutin digelar setiap hari Jumat. Seperti yang terlihat pada Jumat (12/6) pagi. Petugas menyisir area trotoar luar hingga trotoar dalam untuk disikat dan dipel hingga bersih.
Kepala DLHKP Kota Pasuruan, Samsul Rizal, menjelaskan pemeliharaan intensif ini wajib dilakukan, agar ikon Kota Pasuruan ini tetap estetis dan nyaman dikunjungi.
Terlebih, Alun-Alun Kota Pasuruan kini menjadi destinasi wisata keluarga paling favorit, bagi masyarakat lokal maupun luar daerah.
"Setiap Jumat pagi, seluruh area trotoar luar dan dalam kami bersihkan secara menyeluruh. Jika tidak dirawat secara rutin, kawasan alun-alun rawan kotor dan kumuh," ujar Rizal.
Aktivitas di seputar alun-alun, memang tergolong sangat tinggi. Saat malam hari, kawasan ini bertransformasi menjadi pusat kuliner malam, yang dipadati Pedagang Kaki Lima (PKL), di mana area trotoar kerap dimanfaatkan pembeli untuk tempat makan.
Selain itu, setiap akhir pekan, kawasan ini selalu diserbu oleh gelombang jemaah wisata religi makam KH Abdul Hamid, yang kerap memanfaatkan trotoar untuk beristirahat.
Proses sterilisasi lantaipun dilakukan secara kilat namun terjadwal. Yakni selama satu jam penuh mulai pukul 07.00 hingga 08.00.
Untuk menjaga efisiensi kerja, petugas lapangan menggunakan alat pel manual di bagian luar, sedangkan trotoar area dalam dibersihkan menggunakan mesin pel lantai listrik (scrubber).
Meskipun pemeliharaan ini dilakukan secara masif, Rizal mengaku, pihaknya tidak mengalokasikan anggaran khusus yang besar dari APBD, untuk kegiatan korve rutin ini.
"Tidak ada anggaran khusus untuk pembersihan berkala alun-alun ini. Anggaran yang dikeluarkan, paling hanya untuk pengadaan sabun lantai dan pembersihnya saja," jelas Rizal. (riz/one)
Editor : Jawanto Arifin