PASURUAN, Radar Bromo - Bagi calon peserta didik yang ingin masuk SMP negeri di Kota Pasuruan harus mempersiapkan diri dengan baik. Sebab daya tampung SMP negeri hanya 2.496 siswa.
Lebih sedikit dibanding jumlah lulusan SD yang mencapai 2.922 orang. Sehingga sisanya dipastikan akan masuk ke sekolah swasta.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kota Pasuruan, Siti Rohana menyebut, daya tampung SMP, baik negeri dan swasta mencapai 3.328 siswa.
Terdiri dari 2.496 siswa untuk sekolah negeri dan 832 siswa sekolah swasta. Ada 11 SMP negeri dan 18 SMP swasta.
Jika dibandingkan jumlah lulusan SD, daya tampung SMP masih lebih besar. Lulusan SD tahun ini sebanyak 2.922 siswa.
Terdiri dari lulusan SD negeri sebanyak 2.095 orang dan SD swasta sebanyak 827 siswa. Besaran rombongan belajar (rombel) SMP masih tetap. Yakni 32 orang untuk satu kelas.
"Daya tampung SMP masih lebih tinggi dibandingkan total lulusan SD tahun ini. Peserta didik bisa memilih sekolah yang diinginkan. Mau swasta atau negeri," katanya.
Namun bagi lulusan SD yang ingin masuk ke sekolah negeri, maka mereka harus mempersiapkan diri lebih baik. Karena kuota sekolah negeri terbatas jika dibandingkan lulusan SD keseluruhan.
Mekanisme penerimaan siswa baru ada empat. Yakni affirmasi, mutasi, prestasi dan domisili.
Peserta didik ingin masuk melalui jalur prestasi, maka mereka bisa mempersiapkan dengan melengkapi nilai mulai kelas 4 sampai kelas 6, dan nilai rata rata tes kemampuan akademik (TKA).
Bisa lengkapi dengan prestasi nonakademik jika ada. Bagi yang masuk jalur domisili, maka kelengkapan kartu keluarga dan KTP penting disiapkan.
"Pengumuman tahap pertama affirmasi dan prestasi dilakukan 13 juni. Sementara domisili dan mutasi masuk tahap dua," sebut Rohana. (riz/fun)
Editor : Abdul Wahid