GEMPOL, Radar Bromo - Rencana pengaktifan kembali (reaktivasi) Kantor Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Pasuruan, dipastikan meleset dari target awal.
Pusat penelitian yang berada di Desa Carat, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, tersebut batal beroperasi pada Juni ini, karena terkendala proses restrukturisasi internal.
Informasi penundaan ini disampaikan periset Pusat Antariksa Bandung sekaligus mantan Kepala BRIN Pasuruan, Dian Yudha Risdianto.
Menurutnya, agenda reaktivasi terpaksa mundur, lantaran BRIN masih merapikan bagan organisasi yang baru.
"Target awal memang bulan Juni ini, tetapi harus mundur karena menunggu proses reorganisasi selesai," ujarnya.
Dian menjelaskan, perombakan struktur ini, bertujuan untuk membentuk tata kelola organisasi yang lebih otonom.
Setelah perombakan rampung, langkah selanjutnya adalah penerbitan Surat Keputusan (SK) resmi dari pusat.
SK tersebut krusial, untuk memfinalisasi penempatan personel yang akan bertugas di Pasuruan.
Meski jadwal operasional eks kantor LAPAN yang vakum sejak 2023 ini bergeser, aktivitas di lapangan tidak sepenuhnya berhenti.
Persiapan teknis seperti penyetelan ulang instrumen riset, terus dicicil. Sementara itu, sarana dan prasarana penunjang lainnya dipastikan masih terawat dengan baik di lokasi.
"Jadi begitu regulasi dan SK turun, seluruh fasilitas riset di sini sudah siap tancap gas dan langsung bisa diaktifkan," bebernya. (zal/one)
Editor : Jawanto Arifin