
TOSARI, Radar Bromo–Kepolisian memastikan jip wisata Toyota Hartop Nopol BG 1478 EF mengalami kecelakaan tunggal pada Jumat (29/5) pagi.
Jip mengalami gangguan pada sistem pengereman sehingga menabrak tebing di tikungan Leter S Desa Wonokitri, Tosari, Kabupaten Pasuruan.
Akibat kecelakaan tunggal itu, dua orang meninggal. Yakni, sopir jip, Muhammad Sonif, 53, warga Desa Tulus Besar, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Satu lagi yaitu Yulanda Wahyu Anggraeni, 27, warga Pakis, Kabupaten Malang. Sementara tiga orang lainnya luka-luka.
"Hasil penyelidikan sementara menunjukkan rem kendaraan kurang berfungsi atau blong saat melintasi jalan menurun di kawasan Letter S. Sopir tidak dapat mengendalikan kendaraan sehingga terjadi kecelakaan tunggal," terang Kasi Humas Polres Pasuruan Aiptu Joko Suseno.
Sebelum kecelakaan, menurutnya, jip berangkat dari Tumpang dengan membawa empat penumpang. Jip melaju dari arah Penanjakan menuju Lautan Pasir Bromo.
Baca Juga: Jip Tabrak Tebing di Jalur Leter S Bromo Tosari Pasuruan, Sopir-Wisatawan Meninggal
Saat memasuki jalur turunan dan tikungan tajam di Wonokitri, jip diduga mengalami rem blong. Akibatnya, jip oleng ke kanan. Lalu menabrak tebing di sisi jalan, kemudian terguling.
Selain faktor kendaraan, kondisi jalan yang menurun dengan tikungan Leter S turut memengaruhi risiko kecelakaan. Sementara, cuaca atau faktor alam lainnya tidak ditemukan.
"Kondisi jalan memang menurun dan ada tikungan tajam. Namun dari penyelidikan sementara, faktor yang paling menonjol adalah fungsi rem kendaraan yang tidak bekerja dengan baik," jelas Joko.
Dalam kecelakaan itu, sopir, Muhammad Sonif meninggal di lokasi kejadian karena luka berat di kepala.
Lalu, Yulanda Wahyu Anggraeni meninggal dalam perjalanan menuju Puskesmas Sukapura. Korban diduga mengalami pendarahan dalam.
Sedangkan tiga korban lain mengalami luka. Masing-masing Fardan Rasid, 24, anggota TNI AU dari Depohar 30 Lanud Abdulrachman Saleh Malang; Zaimah Hani, 56 dan Futri Nadira Nofasari, 25. Ketiganya selamat dan mendapatkan penanganan medis.
Sementara jip yang kecelakaan mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan. Ban depan kanan patah dan pintu kanan penyok. Kerugian material ditaksir mencapai Rp 10 juta.
Aiptu Joko pun mengimbau agar seluruh operator jip wisata dan pengemudi yang beroperasi di kawasan Bromo untuk memeriksa secara menyeluruh kondisi kendaraan sebelum berangkat.
Terutama sistem pengereman, mengingat jalur wisata tersebut memiliki karakteristik medan yang berat dengan turunan panjang dan tikungan tajam. (zen/hn)
Editor : Muhammad Fahmi