Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Sempat Digondol Maling, Sapi Perah Warga Andonosari di Tutur Pasuruan Ini Berhasil Ditemukan Kembali

Rizal Syatori • Rabu, 27 Mei 2026 | 14:43 WIB
DITEMUKAN: Sapi perah milik Hofur, yang sempat hilang dari kandang. Sapi itu akhirnya ditemukan di dekat sungai. (Polsek Nongkojajar for Radar Bromo)
DITEMUKAN: Sapi perah milik Hofur, yang sempat hilang dari kandang. Sapi itu akhirnya ditemukan di dekat sungai. (Polsek Nongkojajar for Radar Bromo)

TUTUR, Radar Bromo - Berkah di balik musibah, tampaknya benar-benar nyata bagi Hofur, 63, seorang peternak asal Dusun Arjosari, Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan.

Di tengah maraknya teror pencurian hewan ternak menjelang Hari Raya Idul Adha, kakek ini bernasib sangat mujur.

Sapi perah hitam-putih miliknya yang sempat digondol maling, berhasil ditemukan kembali di tepi sungai sebelum sempat berpindah tangan atau disembelih pelaku.

Aksi pencurian ini terjadi pada Senin (25/5) sekitar pukul 05.30. Bagi para peternak, momentum menjelang musim kurban seperti sekarang, adalah waktu yang paling rawan. Karena harga jual sapi sedang melambung tinggi.

Kehilangan sapi berumur empat tahun, tentu bisa menjadi pukulan ekonomi yang telak bagi Hofur.

Terlebih, posisi kandang miliknya berada cukup jauh, sekitar 500 meter dari area rumah tinggal.

Kemujuran Hofur bermula, dari respons dirinya yang langsung melapor ke perangkat desa dan Polsek Nongkojajar, sesaat setelah menyadari kandangnya kosong.

Polisi bersama puluhan warga, langsung bergerak melakukan aksi penyisiran massal, dengan mengikuti jejak kaki sapi, yang tertinggal di tanah pekarangan kosong.

Kejaran kompak antara warga dan aparat ini, rupanya membuat nyali kawanan maling ciut.

Diduga panik karena ruang gerak mereka makin mempersempit, terduga pelaku memilih menyelamatkan diri dan meninggalkan sapi curian tersebut telantar begitu saja, di tepi sungai Dusun Jelag, Desa Kalipucang, Kecamatan Tutur, sekitar 5 kilometer dari kandang korban.

"Sapi milik korban yang sempat hilang dicuri, digeletakkan dan ditinggal begitu saja oleh pelakunya di tepi sungai," ungkap Kapolsek Nongkojajar AKP Budi Luhur Sedjati.

Hofur tidak dapat menyembunyikan rasa syukurnya, saat melihat sapi kesayangannya kembali dalam kondisi utuh tanpa luka.

Proses evakuasi pun dilakukan bergotong-royong oleh polisi dan warga, untuk menuntun kembali sapi seberat ratusan kilogram tersebut ke kandangnya.

Polsek Nongkojajar menegaskan, perburuan pelaku tetap berjalan. "Kasus ini masih dalam proses penyelidikan (lidik) untuk mengungkap identitas pelaku yang melarikan diri," bebernya. (zal/one)

Editor : Jawanto Arifin
#peternak #sapi perah #pencurian