Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Gedung Sudah Jadi, Isi Belum Ada, 73 KDMP di Kabupaten Pasuruan Tak Ikut Diresmikan Serentak Presiden Prabowo

Muhamad Busthomi • Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:20 WIB
SUDAH BERDIRI: Koperasi Desa Merah Putih di Desa Durensewu, Kecamatan pandaan yang sudah berdiri. (Rizal Syatori/ Radar Bromo)
SUDAH BERDIRI: Koperasi Desa Merah Putih di Desa Durensewu, Kecamatan pandaan yang sudah berdiri. (Rizal Syatori/ Radar Bromo)

BANGIL, Radar Bromo–Peresmian serentak 1.061 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) oleh Presiden Prabowo Subianto beberapa waktu lalu, menyisakan cerita minor di daerah.

Dari ribuan koperasi yang diresmikan secara nasional itu, tidak satu pun KDMP dari Kabupaten Pasuruan masuk daftar peresmian karena dinilai belum siap beroperasi.

Masalahnya bukan pada bangunan. Puluhan gedung koperasi di Kabupaten Pasuruan sebenarnya sudah berdiri. Namun, isinya masih melompong.

Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Pasuruan, Roselina, mengakui kondisi tersebut.

Menurutnya, sebanyak 73 KDMP sudah rampung secara fisik hingga 100 persen. Namun, perlengkapan di dalam gedung belum tersedia secara lengkap.

“Secara fisik bangunan, yang sudah rampung 100 persen ada 73 KDMP. Tapi memang belum lengkap isinya,” ujar Roselina.

Koperasi yang diresmikan pemerintah pusat merupakan koperasi yang sudah siap total, baik dari sisi bangunan maupun fasilitas penunjang.

Mulai kendaraan operasional seperti motor dan kendaraan roda tiga, pendingin ruangan (AC), hingga rak pajangan sudah tersedia.

Baca Juga: Sejumlah Kades di Pasuruan Ngaku Minim Sosialisasi soal Pengembangan KDMP, Pengalihan Anggaran Bikin Pembangunan Tak Maksimal

Sementara di Kabupaten Pasuruan, kondisi itu belum terpenuhi. Akibatnya, daerah ini hanya menjadi penonton saat daerah lain memamerkan kesiapan koperasinya di hadapan presiden.

Pendamping Koperasi Kabupaten Pasuruan, Sukril Hayat, mengatakan ada 13 desa dari Kabupaten Pasuruan yang ikut menghadiri seremoni peresmian di Nganjuk. Namun, koperasi mereka belum bisa difungsikan karena belum memiliki sarana pendukung.

“Ada 13 desa dari Pasuruan yang ikut seremonial peresmian ke Nganjuk. Sebenarnya, gedungnya banyak yang sudah selesai tapi belum bisa beroperasi karena barangnya memang tidak ada,” ungkap Sukril.

Demi menyokong program ini, Dana Desa (DD) dipangkas hingga sekitar 65 persen.

Pemangkasan anggaran bernilai jumbo tersebut dijadwalkan berlangsung dengan tenor yang cukup panjang, yakni selama 6 tahun ke depan. (tom/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#pasuruan #Koperasi Desa Merah Putih #prabowo #KDMP #presiden