PASURUAN, Radar Bromo-Perikanan budi daya di Kota Pasuruan selama triwulan pertama, cukup baik. Selama tiga bulan awal, petani budidaya mampu memanen hasil perikanan sebesar 287 ton. Kurang 2.428 ton dari target.
Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Pasuruan, Muallif Arif menyebut tahun ini pihaknya menargetkan capaian perikanan budi daya naik dua persen dari tahun lalu. Mencapai 2.715 ton atau naik 53 ton dari capaian sepanjang 2025 sebesar 2.662 ton.
"Dan selama periode Januari sampai Maret, petani budi daya berhasil memanen sebanyak 287 ton lebih. Cukup baik di awal tahun," katanya.
Ayik-sapaan akrabnya menyebut tinggi rendahnya perikanan budi daya dipengaruhi oleh produksi dari petani.
Tahun lalu, penyumbang tertinggi berasal dari ikan bandeng. Disusul oleh gracilaria verrucosa atau rumput laut merah yang menghasilkan agar agar.
Tahun ini, pihaknya optimistis bisa tercapai. Sebab selama ini panen warga kota selalu positif. Berdasarkan pengalaman dua tahun terakhir, volume perikanan budidaya terus mengalami kenaikan. Tahun lalu dsri target 2629 ton bisa terealisasi 2662 ton.
"Petani tambak panen tidak bersamaan. Kadang ada yang sudah panen, adapula yang masih berproduksi," jelas Ayik. (riz/fun)
Editor : Abdul Wahid