Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Tambah Pojok Baca di Dua Kelurahan di Kota Pasuruan, di Mana Saja?

Fahrizal Firmani • Jumat, 22 Mei 2026 | 08:56 WIB
LITERASI: Suasana pojok baca di Mall Pelayanan Publik yang dimanfaatkan pengunjung.. Rencananya pemkot menambah dua titik pojok baca tahun ini. (Foto: Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo)
LITERASI: Suasana pojok baca di Mall Pelayanan Publik yang dimanfaatkan pengunjung.. Rencananya pemkot menambah dua titik pojok baca tahun ini. (Foto: Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo)

 

PASURUAN, Radar Bromo-Jumlah pojok baca digital (pocadi) di Kota Pasuruan bertambah. Dinas Perpustakaan dan Arsip (Disperpusip) berniat menambah titik pocadi di dua kelurahan. Saat ini masih tahap proses pengadaan buku digital.

Kepala Disperpusip Mahbub Effendi menyebut, saat ini Kota Pasuruan sudah memiliki satu pocadi. Yakni di mall pelayanan publik (MPP).

Rencananya pihaknya akan menambah pocadi di dua titik. Masing masing di Kelurahan/Kecamatan Purworejo dan Trajeng, Panggungrejo.

Lokasinya masih dikoordinasikan dengan pihak keluarga. Mereka akan menentukan titik RT/RW nya dengan mempertimbangkan minat baca masyarakat, jaringan internet dan sinyal yang baik. Anggaran pengadaan pocadi sebesar Rp 30 juta.

"Saat ini dalam proses pengadaan buku digital. Secepatnya setelah pengadaan rampung, maka pocadi siap diluncurkan," jelasnya.

Mahbub menjelaskan, ada lebih dari puluhan buku yang tersedia. Dan meliputi buku umum, mulai dari fiksi, non fiksi hingga pengetahuan.

Penyedia akan menyediakan scan barcode di lokasi tersebut yang bisa di scan oleh masyarakat untuk membaca.

Dengan adanya pocadi ini diharapkan maka bisa meningkatkan minat baca masyarakat. Tentu yang bisa membaca yang berada di areal itu. Sebab saat lokasi nya telah menjauhi radius beberapa meter maka jaringannya terputus.

"Kami kerja sama dengan dinas komunikasi dan informatika statistik (diskominfotik) untuk wifi internet yang bisa digunakan," sebut Mahbub. (riz/fun)

Editor : Abdul Wahid
#Baca #literasi #perpustakaan