Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Optimistis Ekonomi Kota Pasuruan Melaju Segini di Tahun 2026

Fahrizal Firmani • Kamis, 21 Mei 2026 | 09:36 WIB
PERPUTARAN EKONOMI: Suasana Alun-alun Pasuruan saat PKL beraktivitas jual beli. Perekonomian Kota Pasuruan ditargetkan terus tumbuh di tahun ini. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)
PERPUTARAN EKONOMI: Suasana Alun-alun Pasuruan saat PKL beraktivitas jual beli. Perekonomian Kota Pasuruan ditargetkan terus tumbuh di tahun ini. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

 

PASURUAN, Radar Bromo-Eekonomi Kota Pasuruan diyakini bisa melaju lebih kencang tahun ini. Pemkot Pasuruan menargetkan pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 5,7 persen. Tumbuh lebih tinggi dari tahun lalu yang mencapai 5,52 persen.

Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan dan Riset Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Pasuruan, Kokoh Arie Hidayat menyebut, pertumbuhan ekonomi ditarget bisa lebih tinggi tiap tahunnya.

Pada 2025, pemkot menargetkan ekonomi tumbuh berkisar 5,07 sampai 5,67 persen. Realisasinya mencapai 5,52 persen. Tumbuh lebih kencang dari tahun 2024 yang hanya 5,45 persen.

Sesuai rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD), pada 2026, pertumbuhan ekonomi ditarget 5,13-5,70 persen.

"Secara prinsip, target pertumbuhan ekonomi Kota Pasuruan tahun ini sangat realistis dan dapat diwujudkan, asalkan ada akselerasi pada beberapa pilar strategis," katanya.

Kokoh menjelaskan pihaknya sangat optimistis target pertumbuhan ekonomi tahun ini dapat tercapai.

Kuncinya ada pada transformasi cara kerja. Pemkot sedang mendorong inovasi yang komprehensif, mulai dari penataan birokrasi yang lebih produktif, kebijakan tata ruang yang berintegritas, hingga pelibatan akademisi dalam merumuskan kebijakan.

Di samping mengurangi beban yang terpenting adalah meningkatkan pendapatan melalui program pemberdayaan. Pemberian bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat tidak mampu merupakan langkah mengurangi beban tersebut.

"Jika semua elemen ini bergerak sinkron, ekonomi Pasuruan tidak hanya akan tumbuh mencapai target, tapi juga tumbuh secara berkualitas dan inklusif," sebut Kokoh. (riz/fun)

Editor : Abdul Wahid
#pertumbuhan ekonomi #pemkot pasuruan