GRATI, Radar Bromo – Aksi pencurian sepeda motor di depan SDN Kalipang 1, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Senin (11/5) sekitar pukul 07.15, gagal total.
Seorang pelaku bernama Hamim, 53, warga Desa Plososari, Kecamatan Grati, berhasil diringkus warga bersama Babinsa Koramil 05 Grati. Namun dua kawannya kabur menggunakan Yamaha NMax ke arah utara.
Peristiwa itu terjadi saat korban, SMA, warga Dusun Krikilan, Desa Kalipang, Kecamatan Grati, mengantar anaknya yang duduk di kelas 3 SD menggunakan Honda Supra X 125 bernopol N 5400 TO.
Wali kelas 3 SDN Kalipang 1, Eko Budi Setyawan mengatakan, suasana sekolah saat itu masih ramai usai upacara bendera.
Bersamaan dengan itu, ada pula pengiriman program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke sekolah sehingga banyak wali murid berkumpul di depan sekolah.
“Setelah upacara memang kondisi depan sekolah ramai. Kebetulan juga ada pengiriman MBG, jadi banyak wali murid dan anak-anak di lokasi,” ujarnya.
Menurut Eko, korban sempat memarkir sepeda motornya di depan sekolah sebelum masuk ke area sekolah mengantar anaknya.
Tak lama berselang, tiga pria datang dari arah selatan dengan mengendarai Yamaha NMax.
“Mereka langsung mendekati motor korban lalu berusaha membobol menggunakan kunci T,” katanya.
Aksi para pelaku dipergoki salah seorang guru yang juga sedang mengantar anaknya sekolah. Teriakan maling pun sontak memecah suasana dan mengundang perhatian warga sekitar.
“Tiba-tiba ada yang teriak maling. Warga langsung berdatangan dan mengejar pelaku,” imbuhnya.
Kepanikan terjadi ketika para pelaku mencoba melarikan diri. Dua orang berhasil kabur menggunakan motor. Sedangkan Hamim terjatuh saat hendak kabur diduga karena sarung yang dikenakannya tersangkut. “Yang satu jatuh saat kabur. Warga langsung mengamankan,” terang Eko.
Namun saat hendak ditangkap, pelaku justru melakukan perlawanan dengan mengeluarkan celurit dan mengayunkannya ke arah warga.
“Pelaku sempat mengeluarkan celurit dan mengarahkannya ke warga yang mau menangkap. Untung di lokasi ada Babinsa dan petugas yang langsung membantu mengamankan,” ujarnya.
Eko menilai keberadaan Babinsa di lokasi sangat membantu mengendalikan situasi agar tidak semakin berbahaya.
“Kalau tidak segera diamankan, warga bisa saja jadi korban bacokan. Untung ada Babinsa yang sigap membantu,” tandasnya.
Usai kejadian, pelaku bersama barang bukti langsung dibawa ke Mapolsek Grati untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Babinsa Koramil 05 Grati, Sersan Dua Johan Prayitno mengatakan, saat kejadian dirinya sedang menjalankan tugas pengawalan distribusi program MBG di SDN Kalipang 1.
“Saat itu saya sedang mengawal distribusi MBG. Tiba-tiba dengar warga teriak ada begal di depan sekolah,” katanya.
Johan langsung menuju lokasi dan mendapati salah seorang guru tengah bergumul dengan pelaku. Ia kemudian membantu melumpuhkan pelaku yang membawa senjata tajam.
“Saat diamankan, pelaku melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam. Alhamdulillah bisa kami lumpuhkan dan amankan,” jelasnya.
Tak hanya membawa celurit, petugas juga menemukan bondet di dalam tas milik pelaku.
“Di tas pelaku ditemukan bondet dan sudah diamankan pihak kepolisian,” tambah Johan.
Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Aipda Junaidi membenarkan adanya penangkapan tersebut. Menurutnya, pelaku yang diamankan diketahui baru dua minggu keluar dari lembaga pemasyarakatan.
“Pelaku yang diamankan ini informasinya baru sekitar dua minggu keluar dari lapas,” katanya.
Saat ini, kata Junaidi, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Satreskrim Polres Pasuruan Kota. (zen/fun)
Editor : Fandi Armanto