Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Guru Perempuan Dijambret di Gondangwetan Pasuruan, HP-Dokumen Raib

Fuad Alyzen • Minggu, 10 Mei 2026 | 18:00 WIB
DI SINI: Polisi saat menggelar olah TKP penjambretan bersama Dwi Virdiana. Aksi jambret ini terjadi di Desa Karangsentul, Gondangwetan, Sabtu 9/5). (Foto : Polres Pasuruan Kota for Jawa Pos Radar Bromo)
DI SINI: Polisi saat menggelar olah TKP penjambretan bersama Dwi Virdiana. Aksi jambret ini terjadi di Desa Karangsentul, Gondangwetan, Sabtu 9/5). (Foto : Polres Pasuruan Kota for Jawa Pos Radar Bromo)

 GONDANGWETAN, Radar Bromo–Aksi jambret kembali terjadi di wilayah Kabupaten Pasuruan. Sabtu (9/5) seorang guru menjadi korbannya.

Guru perempuan itu dijambret di wilayah Kecamatan Gondangwetan. Korban dijambret saat mengendarai sepeda motor bersama anak balitanya.

Korban diketahui bernama Siska Dwi Virdiana, 28, warga Kecamatan Kraton. Tas miliknya dirampas pelaku saat melintas di depan Warung Bu Kesi, Desa Karangsentul, sekitar pukul 18.10.

Di dalam tas tersebut terdapat dua unit handphone, kartu ATM, KTP, dokumen pribadi serta uang tunai. Kerugian ditaksir mencapai Rp 12,2 juta.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, korban saat itu berangkat dari rumah menuju Desa Ranggeh dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat warna biru putih. Anak korban yang masih berusia lima tahun turut dibonceng di bagian depan motor.

Saat melintas di lokasi kejadian, korban tiba-tiba disalip dari sisi kanan oleh seorang pria tak dikenal yang mengendarai Honda Vario putih.

Pelaku disebut bertubuh tinggi besar. Pelaku kemudian langsung menarik tas slempang korban dan kabur ke arah utara.

Meski panik, korban tidak sampai terjatuh dan langsung berusaha mengejar sambil membunyikan klakson serta berteriak meminta tolong. Kejar-kejaran sempat berlangsung hingga area sekitar Bu Anis.

Namun pelaku akhirnya lolos setelah masuk ke gang arah selatan yang dikenal sepi di wilayah Gondangwetan.

Suami korban, Bahrul Munir, 30, warga Desa Tebas, Kecamatan Gondangwetan, berharap masyarakat membantu memberikan informasi apabila mengetahui keberadaan pelaku maupun barang milik korban.

“Kalau ada CCTV di sekitar lokasi atau ada yang mengetahui HP dijual, mohon informasinya. Di dalam tas ada KTP, ATM BRI dan Bank Jatim, serta dua HP milik istri saya,” ujarnya.

Menurut Bahrul, uang tunai yang berada di dalam tas tidak banyak. Namun dua handphone milik istrinya menyimpan banyak data pekerjaan penting.

“Uangnya sekitar Rp 200 ribu. Tapi yang paling penting dua HP itu karena isinya data pekerjaan bertahun-tahun,” katanya.

Ia juga menyebut, korban sempat mengejar pelaku cukup jauh usai kejadian. Setelah kehilangan jejak, korban akhirnya melapor ke Polsek Keboncandi.

Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Aipda Junaidi membenarkan adanya kejadian tersebut. Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan.

“Anggota Polsek Keboncandi sudah mendatangi TKP, menerima laporan korban dan melakukan pengecekan CCTV di sekitar lokasi untuk membantu proses penyelidikan,” jelasnya.

Polisi juga masih mengumpulkan keterangan korban serta menelusuri kemungkinan keberadaan pelaku maupun barang hasil kejahatan tersebut. (zen/fun)

DI SINI: Polisi saat menggelar olah TKP penjambretan bersama Dwi Virdiana. Aksi jambret ini terjadi di Desa Karangsentul, Gondangwetan, Sabtu 9/5). (Foto : Polres Pasuruan Kota for Jawa Pos Radar Bromo)
DI SINI: Polisi saat menggelar olah TKP penjambretan bersama Dwi Virdiana. Aksi jambret ini terjadi di Desa Karangsentul, Gondangwetan, Sabtu 9/5). (Foto : Polres Pasuruan Kota for Jawa Pos Radar Bromo)

 

Editor : Fandi Armanto
#curas #gondangwetan #jambret