Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Dua Pemuda asal Kraton Pasuruan Diserang saat Nongkrong, Kena Bacok, Handphone Hilang

Fuad Alyzen • Minggu, 10 Mei 2026 | 09:13 WIB
Ilustrasi (gemini ai)
Ilustrasi (gemini ai)

PASURUAN, Radar Bromo - Suasana tenang di Desa Dhompo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, mendadak berubah mencekam pada Sabtu (9/5) dini hari.

Dua pemuda yang tengah asik menghabiskan waktu di sebuah gang desa, menjadi sasaran aksi kejahatan jalanan.

Keduanya menderita luka serius akibat sabetan senjata tajam, setelah diserang oleh orang tak dikenal.

Peristiwa berdarah ini terjadi sekitar pukul 02.00. Korban yang diketahui bernama Ilham dan Adil, saat itu sedang berkumpul bersama rekan-rekan sebayanya.

Namun, keceriaan mereka sirna saat ada orang datang secara tiba-tiba. Terduga pelaku langsung melayangkan serangan membabi buta, menggunakan senjata tajam, yang diduga kuat jenis celurit.

Safiatin, salah satu kerabat korban, menuturkan lokasi tersebut memang kerap menjadi titik kumpul para pemuda setempat, hingga larut malam. Namun, ia tidak menyangka malam itu akan berujung tragis.

"Biasanya memang anak-anak sering nongkrong di situ sampai malam. Informasinya, tiba-tiba ada orang datang lalu menyerang pakai senjata tajam. Korban sempat mencoba menghindar dan memberikan perlawanan, tapi pelaku sangat cepat sehingga keduanya terkena sabetan," ungkap Safiatin.

Tak hanya meninggalkan luka fisik, aksi penyerangan ini juga diiringi dengan dugaan pencurian.

Ponsel milik salah satu korban, Ilham, dilaporkan raib dari lokasi kejadian. Pihak keluarga menduga kuat, bahwa pelaku sengaja merampas ponsel tersebut sebelum melarikan diri ke kegelapan malam.

Pasca kejadian, kedua korban langsung dilarikan ke RSUD Bangil untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Kondisi luka yang cukup dalam membuat keduanya harus menjalani perawatan khusus.

Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaidi, membenarkan adanya laporan insiden tersebut.

Meski demikian, Junaidi menyebutkan, hingga saat ini pihak keluarga korban belum secara resmi melayangkan laporan kepolisian (LP).

Di sisi lain, Kapolsek Kraton AKP Rio Sagita menegaskan pihaknya tidak tinggal diam.

Tim penyidik telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi mata, guna mengungkap motif di balik penyerangan ini.

"Anggota kami masih bekerja di lapangan, untuk melakukan penyelidikan mendalam. Kami sedang mendalami kronologi pastinya, serta melacak pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aksi ini," tegas Rio. (zen/one)

Editor : Jawanto Arifin
#handphone #penyerangan #perampasan #pembacokan #kraton pasuruan