Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Bocah SD di Nguling Pasuruan Meninggal, Sebelumnya Ngeluh Mual-Pusing usai Makan Mi dan Minum Soda saat Perut Kosong

Fuad Alyzen • Sabtu, 9 Mei 2026 | 07:30 WIB
Ilustrasi mayat
Ilustrasi mayat

 

NGULING, Radar Bromo- Seorang murid sekolah dasar di Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan meninggal dunia usai sempat mengeluhkan mual dan pusing. Sebelumnya, sang bocah diketahui mengonsumsi mi instan serta minuman bersoda.

Peristiwa itu memunculkan sorotan terhadap pola konsumsi anak-anak hingga pengawasan makanan di lingkungan sekolah.

Korban diketahui berinisial Raf, warga Dusun Kedundung, Desa Watuprapat, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan.

Bocah berusia 10 tahun itu meninggal dunia di Puskesmas Nguling pada Jumat pagi (8/5) sekitar pukul 06.00 WIB setelah menjalani perawatan sejak Kamis siang (7/5).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban sebelumnya masih mengikuti pelajaran olahraga sekitar pukul 09.00. Saat itu korban mengaku lapar karena belum sempat sarapan.

Dalam kondisi perut kosong, korban kemudian membeli mi instan dan minuman bersoda. Tak lama setelah menghabiskan makanan dan minuman tersebut, korban mulai mengeluhkan mual serta pusing.

Pihak sekolah akhirnya memutuskan memulangkan korban ke rumah dengan diantar seorang saksi.

Sesampainya di rumah, orang tua korban langsung membawa anaknya ke puskesmas setelah berkoordinasi dengan ayah korban yang berada di Surabaya.

Korban sempat menjalani perawatan inap. Namun nyawanya tak tertolong keesokan harinya.

Peristiwa ini menjadi tamparan keras terhadap kebiasaan konsumsi instan di kalangan anak-anak sekolah. Di tengah maraknya jajanan cepat saji dan minuman tinggi soda yang mudah dijangkau siswa, pengawasan terhadap pola makan anak dinilai masih longgar.

Terlebih, konsumsi makanan instan dalam kondisi perut kosong kerap dianggap sepele, padahal berisiko bagi kesehatan lambung anak.

Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Aipda Junaidi membenarkan adanya kejadian tersebut. Polisi telah melakukan pengecekan ke lokasi dan meminta keterangan sejumlah saksi.

“Korban sempat mendapat penanganan medis di Puskesmas Nguling sejak Kamis siang. Berdasarkan keterangan awal dari pihak puskesmas, korban diduga mengalami gangguan asam lambung setelah mengonsumsi mi instan dan minuman bersoda sebelum sarapan,” ujarnya.

Junaidi menambahkan, dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Anggota sudah mendatangi lokasi, berkoordinasi dengan pihak puskesmas, serta meminta keterangan para saksi untuk memastikan rangkaian kejadian,” tambahnya.

Kasus tersebut kini menjadi pengingat bahwa pola makan anak sekolah tak bisa lagi dianggap urusan sepele. Di satu sisi, jajanan instan murah dan mudah didapat.

Namun di sisi lain, edukasi soal risiko kesehatan masih minim. Sekolah, orang tua, hingga lingkungan sekitar dituntut lebih serius mengawasi konsumsi anak-anak sebelum kejadian serupa kembali terulang. (zen/mie)

 

Editor : Muhammad Fahmi
#soda #pasuruan #mi instan #meninggal dunia #nguling