TUTUR, Radar Bromo - Aksi komplotan pencuri spesialis kendaraan bermotor di Kecamatan Tutur, berakhir gagal total.
Itu terjadi setelah mobil hasil jarahan mereka, mengalami kendala teknis.
Sebuah pikap dengan nomor polisi N 9388 T itu, ditemukan warga teronggok di pinggir jalan Dusun Jelak, Desa Kalipucang, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Kamis (7/5) dini hari.
Diduga kuat, para terduga pelaku panik dan memilih kabur meninggalkan kendaraan tersebut, karena ban mobil mengalami selip. Serta mesin yang mendadak mogok di tengah jalur yang gelap.
Penemuan ini bermula sekitar pukul 04.00. Saat itu, warga yang sedang berjaga malam, mencurigai deru mesin mobil yang dipacu dengan kecepatan tinggi melintasi pemukiman.
Kecurigaan warga semakin menguat, ketika tak berselang lama, hanya suara sepeda motor yang terdengar kembali melintas. Sementara suara mesin mobil, menghilang.
Saat dilakukan pengecekan ke lokasi yang minim penerangan tersebut, warga menemukan mobil pikap.
Baca Juga: Pikap Ini Hilang Kendali Lalu Tabrak Motor, Warung hingga Pintu Toko, Satu Orang Terluka
Mobil tersebut terparkir dalam kondisi pintu tidak terkunci dan bagian rumah kunci kontak di bawah setir telah rusak parah.
Kepala Desa Kalipucang, Hariono, segera melaporkan temuan tersebut ke Polsek Nongkojajar, setelah memastikan bahwa kendaraan itu bukan milik warga setempat.
"Posisi pikap berhenti, karena bannya selip dan mesinnya mogok. Kami langsung menghubungi pihak kepolisian, agar segera ditindaklanjuti. Karena kondisi mobil yang rusak di bagian kunci kontak, menunjukkan adanya indikasi tindak kriminal," jelas Hariono.
Petugas kepolisian yang tiba sekitar pukul 06.00, langsung melakukan pemeriksaan.
Dari situ terungkap jika pikap tersebut, adalah milik Firmansyah, warga Desa Pungging, Kecamatan Tutur.
Korban mengaku, kendaraannya baru saja hilang digondol maling sekitar pukul 03.00.
Jarak waktu yang singkat antara waktu pencurian dan penemuan, menunjukkan bahwa para pelaku sedang dalam upaya membawa kabur mobil tersebut ke luar wilayah. Sebelum akhirnya, terhambat oleh kondisi jalan.
Kanitreskrim Polsek Nongkojajar, Aiptu Akhdian Pramono, menyatakan meskipun barang bukti sudah ditemukan dan diserahkan kembali kepada pemiliknya, pihaknya tetap melakukan pengejaran terhadap para pelaku.
“Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, terduga pelaku diduga berjumlah tiga hingga empat orang. Kini statusnya, masih dalam penyelidikan,” bebernya. (zal/one)
Baca Juga: Pikap Proyek Koperasi Desa Merah Putih di Purwosari Pasuruan Dicuri, Ditemukan di Sampang Madura
Editor : Moch Vikry Romadhoni