TUTUR, Radar Bromo - Keluhan demi keluhan terus mengalir dari para pengguna jalan yang melintasi jalur kabupaten ruas Tlogosari–Nongkojajar.
Kondisi aspal di Dusun Wonosari Tengah, Desa Wonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, kian memprihatinkan dengan kerusakan berupa aspal yang mengelupas sepanjang 10 meter.
Kerusakan ini menjadi "jebakan" berbahaya, terutama bagi pengendara roda dua. Pasalnya, aspal yang mengelupas tersebut memakan hampir separuh lebar jalan.
Warga setempat mencatat, kondisi ini sudah dibiarkan tanpa penanganan selama kurang lebih enam bulan terakhir.
"Sudah lama dibiarkan seperti ini. Dampaknya, banyak pengendara motor yang terjatuh, apalagi kalau malam hari karena minim penerangan atau saat hujan karena lubang tertutup air," keluh Harianto, salah seorang warga sekitar yang sering menyaksikan kecelakaan tunggal di lokasi tersebut.
Camat Tutur, Hendi Candra Wijaya, menjelaskan rusaknya infrastruktur jalan ini bermula pada akhir Desember tahun lalu.
Saat itu, puncak musim hujan memicu luberan air yang cukup deras ke badan jalan, sehingga mengikis lapisan aspal hingga terkelupas parah.
"Kami tidak tinggal diam. Masalah ini sudah dilaporkan ke BPBD dan OPD teknis terkait, bahkan sudah masuk dalam usulan Musrenbang. Sekarang kami menunggu eksekusi perbaikan dari dinas berwenang," jelas Hendi.
Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan, Sarinah Roestif, memberikan pernyataan singkat.
Ia menegaskan pihaknya telah mengantongi laporan tersebut. "Segera kami tindaklanjuti," ucapnya melalui pesan singkat. (zal/one)
Editor : Jawanto Arifin