PURWODADI, Radar Bromo - Harapan masyarakat dan wisatawan untuk melintasi jalur aman menuju Gunung Bromo, mulai menemui titik terang.
Plengsengan jalan provinsi di ruas Purwodadi–Tutur yang sempat ambrol pada akhir tahun lalu, kini tengah masuk dalam tahap perbaikan.
Titik longsor tersebut berada di Dusun Jambean, Desa Dawuhansengon, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.
Kerusakan yang terjadi pada Desember 2025 lalu ini, tergolong cukup serius. Panjang longsor mencapai 10 meter dan kedalaman jurang yang bervariasi antara dua hingga 10 meter di sisi barat jalan.
Sekretaris Desa Dawuhansengon, Hermansyah, menguraikan pengerjaan fisik di lapangan kini sedang berjalan setelah sempat tertunda.
"Longsor ini terjadi saat puncak musim hujan Desember 2025 lalu. Saat ini proses perbaikan sedang berlangsung dan pengerjaannya sudah berjalan selama satu bulan terakhir," jelasnya.
Karena status jalur ini adalah jalan provinsi, seluruh proses perbaikan ditangani langsung oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Provinsi Jawa Timur.
Tim teknis sebelumnya telah melakukan survei mendalam, untuk memastikan konstruksi plengsengan yang baru lebih kokoh dalam menahan beban jalan serta terjangan air hujan.
Perbaikan ini dinilai sangat krusial, mengingat jalur Dawuhansengon merupakan urat nadi transportasi warga.
Sekaligus akses alternatif favorit bagi wisatawan yang hendak menuju kawasan Bromo melalui jalur Tutur.
"Meskipun kami tidak mengetahui secara pasti target penyelesaiannya, kami bersyukur pengerjaan sudah berjalan kembali. Hal ini sangat penting, untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pengguna jalan yang melintas," tambah Hermansyah.
Selama proses pengerjaan berlangsung, para pengendara yang melintas di kawasan tersebut diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati.
Terutama saat cuaca hujan, mengingat kondisi bahu jalan yang masih dalam tahap pemulihan fisik. (zal/one)
Editor : Jawanto Arifin