Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pedagang Sembako di Lekok Pasuruan Dijambret Pria Berjaket Ojol, Korban Tersungkur hingga Luka-Luka

Fuad Alyzen • Rabu, 6 Mei 2026 | 14:14 WIB
TKP: Jalan di Lekok yang diduga menjadi lokasi penjambretan. (Fuad Alyzen/Radar Bromo)
TKP: Jalan di Lekok yang diduga menjadi lokasi penjambretan. (Fuad Alyzen/Radar Bromo)

LEKOK, Radar Bromo - Aksi kriminalitas jalanan kembali meresahkan warga pesisir Pasuruan.

Seorang pedagang sembako, Sutik, 46, warga Desa Balonganyar, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, menjadi korban penjambretan sadis saat hendak kulakan ke pasar pada Senin (4/5) dini hari.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.50 WIB di Jalan Raya Lekok, tepat di depan toko Basmallah.

Saat itu, korban tengah memacu motornya seorang diri membawa uang tunai Rp 600 ribu untuk belanja modal dagangan.

Tanpa disadari, seorang pria misterius dengan atribut jaket ojek online (ojol) hijau-hitam dan motor merah telah membuntutinya sejak dari kawasan Masjid Tampung Utara.

"Korban awalnya tidak curiga karena mengira pelaku adalah pengemudi ojol sungguhan. Namun, setibanya di lokasi, pelaku tiba-tiba memotong jalur dan menghadang motor korban," ungkap Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaidi.

Aksi kekerasan pun tak terhindarkan. Pelaku merampas paksa tas selempang korban dengan tarikan yang sangat kuat hingga membuat Sutik jatuh tersungkur ke aspal.

Ironisnya, karena tali tas sempat tersangkut di leher, pelaku tetap memaksanya hingga berhasil membawa kabur uang ratusan ribu tersebut ke arah selatan.

Beruntung, nyawa korban selamat setelah ditolong oleh warga sekitar yang mendengar teriakannya.

Pihak kepolisian kini bergerak cepat mengusut kasus ini. Selain mengantongi keterangan saksi, polisi juga telah mengamankan rekaman CCTV di sekitar lokasi serta hasil visum luka korban untuk memperkuat bukti penyelidikan.

"Kami sedang melakukan pengejaran intensif terhadap pelaku yang teridentifikasi menggunakan atribut ojol tersebut. Kami juga mengimbau warga, khususnya kaum perempuan, agar lebih waspada dan tidak memakai perhiasan atau tas yang mencolok saat berkendara di jam-jam rawan," tegas Junaidi. (zen/one)

Editor : Jawanto Arifin
#pedagang #jambret #begal #penjambretan