Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Nelayan di Nguling Pasuruan Malah Temukan Mayat Perempuan saat Melaut

Fuad Alyzen • Selasa, 5 Mei 2026 | 17:53 WIB
EVAKUASI: Personel kepolisian bersama warga membawa mayat perempuan yang ditemukan di perairan di Desa Mlaten, Nguling, Selasa (5/5) siang. (Foto: Istimewa)
EVAKUASI: Personel kepolisian bersama warga membawa mayat perempuan yang ditemukan di perairan di Desa Mlaten, Nguling, Selasa (5/5) siang. (Foto: Istimewa)

 

NGULING, Radar Bromo-sesosok mayat membuat gempar warga pesisir di Desa Mlaten, Kecamatan Nguling Selasa (5/5) siang.

Mayat berjenis kelamin perempuan tersebut ditemukan mengambang di perairan sekitar 2 kilometer dari bibir pantai.

Informasi yang dihimpun, penemuan mayat yang diperkirakan berusia sekitar 60 tahun tersebut pertama kali diketahui oleh seorang nelayan setempat, Mubin.

Sekitar pukul 12.20 dia tengah melaut seperti biasa. Namun, pandangannya tertuju pada tubuh manusia yang mengapung dalam posisi tengkurap.

“Saksi melihat korban sudah dalam keadaan mengambang dan tidak bergerak. Posisi telungkup di tengah laut,” ujar Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Aipda Junaedi dalam keterangannya.

Mengetahui hal tersebut, Mubin segera menghubungi  Surya Anugrah A, perangkat desa setempat. Informasi itu kemudian diteruskan ke Polsek Nguling.

Tak berselang lama, petugas kepolisian bersama perangkat desa dan warga mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi.

Proses evakuasi berlangsung cukup cepat. Jenazah korban kemudian dibawa ke daratan dan langsung dilarikan ke RSUD Grati dengan menggunakan ambulans puskesmas dengan pengawalan anggota kepolisian.

“Setelah dievakuasi, korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum guna mengetahui penyebab kematian,” tambahnya.

Sejumlah petugas yang turun ke lokasi di antaranya dari Unit Reskrim, SPKT, Intelkam, hingga Satpolairud. Mereka juga melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), mencatat keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan Satpolairud Polres Pasuruan Kota.

Hingga saat ini, identitas korban masih belum diketahui dan masih dalam penanganan pihak berwajib. Polisi juga masih menunggu hasil visum untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.

“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk mengidentifikasi korban,” pungkasnya. (zen/fun)

Editor : Fandi Armanto
#desa mlaten #nguling #penemuan mayat #mayat perempuan