Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Anak Sedang Bersantai, Atap Rumah Warga Cowek di Purwodadi Pasuruan Mendadak Ambruk

Fuad Alyzen • Sabtu, 2 Mei 2026 | 18:45 WIB
AMBROL: Petugas kepolisian menunjukkan kondisi atap rumah korban yang ambrol. (Polsek Purwodadi for Radar Bromo)
AMBROL: Petugas kepolisian menunjukkan kondisi atap rumah korban yang ambrol. (Polsek Purwodadi for Radar Bromo)

PURWODADI, Radar Bromo - Detik-detik mencekam dialami keluarga Achmat Samsul, 42, warga Dusun Krajan, Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.

Bagian tengah rumahnya tiba-tiba ambrol, hingga menyisakan reruntuhan material atap yang nyaris memakan korban jiwa.

Insiden tersebut terjadi Jumat (1/5) malam, sekitar pukul 20.30. Saat itu, Samsul sedang berada di luar rumah.

Sementara anaknya tengah bersantai di ruang tamu. Tanpa ada tanda-tanda sebelumnya, suara dentuman keras terdengar saat kerangka atap dan genting di ruang tengah runtuh seketika.

Beruntung, sang anak yang berada di bagian depan rumah, selamat dari terjangan reruntuhan.

Kapolsek Purwodadi, AKP Mochammad Yusuf, menguraikan, tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa ini.

Faktor usia bangunan yang sudah tua dan kondisi kayu yang mulai lapuk, diduga menjadi penyebab utama ambruknya atap rumah tersebut.

"Kondisi bangunan, terutama bagian kerangka atap, memang sudah rapuh dimakan usia. Selain itu, beban atap semakin berat karena sebelumnya wilayah tersebut diguyur hujan lebat disertai angin kencang," jelas AKP Yusuf.

Suara reruntuhan yang cukup keras spontan memancing perhatian tetangga sekitar.

Menyadari adanya musibah, warga setempat langsung berdatangan untuk memastikan kondisi penghuni rumah.

Dengan semangat gotong royong, warga bersama-sama membantu keluarga Samsul membersihkan material genting dan kayu yang berserakan di ruang tengah.

Meski seluruh penghuni rumah selamat, kerugian materiil yang diderita Samsul tergolong besar.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi, total kerugian ditaksir mencapai Rp 20 juta, karena kerusakan parah pada bagian atap dan beberapa perabot di bawahnya yang tertimpa material. (zen/one)

Editor : Jawanto Arifin
#atap rumah ambrol #bencana #Lapuk #hujan