PASURUAN, Radar Bromo - Peninggian jembatan Book Wedi, Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan mulai dilakukan.
PT Pesona Sakti Indonesia (PSI) yang menjadi kontraktor tengah melakukan pembongkaran pada jembatan di jalur pantura itu. Ditargetkan pembongkaran rampung akhir Mei.
Namun prosesnya tidak mudah. Sebab di ruas jembatan nasional itu terdapat banyak utilitas atau layanan dasar masyarakat.
Tidak hanya kabel listrik, namun juga ada pipa PDAM hingga kabel internet. Kontraktor berharap agar utilitas ini bisa segera dibongkar.
Ismail, pengawas dari PT PSI selaku pelaksana proyek peninggian jembatan ini menyebut, proses peninggian didahului dengan pembongkaran.
Pihaknya telah melakukan pengeboran di sisi timur jembatan dengan bor pile sedalam 22 meter. Dalam waktu dekat, langkah serupa dilakukan di sisi barat jembatan.
Namun yang jadi soal adalah utilitas yang terletak di sisi utara dan selatan jembatan. Di lokasi ini banyak terdapat fasilitas PDAM, kabel internet hingga tiang listrik.
Tentu selama pembongkaran, utilitas ini juga harus dibongkar. Sehingga memudahkan pengerjaan. Ini menyulitkan saat pembongkaran badan jembatan dimulai.
Pihaknya ingin layanan dasar masyarakat tidak sampai terganggu. Sembari berjalannya pelaksanaan pembongkaran jembatan, maka perlu intervensi dari pihak terkait agar memudahkan pembongkaran jembatan.
"Kami berharap agar pemkot bisa membantu. Karena banyak kabel provider. Ada juga tiang listrik di lokasi ini," katanya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pasuruan, Gustap Purwoko menyarankan agar kontraktor berkoordinasi dengan balai besar pelaksanaan jalan nasional (BBPJN).
Sebab pembongkaran jembatan dan kendalanya sepenuhnya kewenangan mereka selaku pemilik jalan nasional.
"Kami hanya membantu koordinasi di awal saat sebelum pelaksanaan. Begitu proses berjalan, ada di ranah BBPJN VIII Jatim Bali," jelas Gustap. (riz/fun)
Editor : Abdul Wahid