Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Koper Jemaah Haji di Pasuruan Sudah Dikumpulkan, Dibatasi Maksimal Bawa Barang 30 Kilogram

Fahrizal Firmani • Rabu, 22 April 2026 | 08:23 WIB
PAMITAN: Mamat Aryo Setiawan dan istrinya sungkem dengan ibundanya sebelum berangkat menuju tanah suci. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)
PAMITAN: Mamat Aryo Setiawan dan istrinya sungkem dengan ibundanya sebelum berangkat menuju tanah suci. (Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)

PASURUAN, Radar Bromo - CJH Kota dan Kabupaten Pasuruan rencananya diberangkatkan mulai Rabu (22/4) hingga Kamis (23/4) dengan beberapa gelombang. Sebelum berangkat ke asrama di Sukolilo Surabaya, CJH sudah mengumpulkan koper.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kota Pasuruan, Ahmad Marzuki menuturkan sampai pukul 12.00, ada 163 koper milik jemaah asal Kota Pasuruan yang sudah terkumpul. 

Diharapkan, hingga sore hari, seluruh koper milik 273 jemaah haji bisa terkumpul. Koper akan diberangkatkan dahulu sebelum jemaah haji.

"Jemaah haji berangkat ke asrama haji sukolilo Kamis petang (23/4). Koper jemaah haji akan diberangkatkan lebih dahulu," katanya.

Marzuki menuturkan agar memudahkan pencarian koper, pihaknya telah meminta agar setiap koper diberi tanda pengenal.

Selain ada tanda warna sesuai bus yang akan ditumpangi jemaah, pada koper juga dilengkapi dengan tanda pengenal yang dibuatlan oleh embarkasi.

"Sehingga kopernya mudah dikenali. Dengan begitu, jemaah haji tidak kesulitan saat mencari kopernya," sebut Marzuki.

Ia menyebut setiap jemaah dibatasi hanya boleh membawa 30 kilogram. Namun, rata rata jemaah membawah barang bawaan di bawah itu.

Karena jika terlalu berat, maka rawan bisa memberati koper. Mereka tidak boleh membawa benda tajam seperti pisau atau yang berbau tajam seperti terasi.

TERKUMPUL: Koper milik CJH Kota Pasuruan yang sudah dikumpulkan. (Foto: Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo)
TERKUMPUL: Koper milik CJH Kota Pasuruan yang sudah dikumpulkan. (Foto: Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo)

"Jemaah sudah memahami aturan barang bawaan yang diperbolehkan. Dan yang tidak boleh dibawa," jelas Marzuki. 

Begitu juga dengan di Kabupaten Pasuruan. Rata-rata CJH sudah mengumpulkan ke koper di Kemenhaj maupun ke kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH).

Di Kabupaten Pasuruan, ratusan jemaah sudah siap diberangkatkan. Mereka tergabung dalam 10 kelompok terbang (kloter). Rencananya, mereka diberangkatkan Mayoritas berangkat malam hari dari Raci, Bangil.

Ahmad Marzuki yang juga menjabat Plt Kepala Kemenhaj dan Umrah Kabupaten Pasuruan, Ahmad Marzuki menuturkan, 1.635 jemaah siap berangkat ke asrama haji Sukolilo Rabu (22/4). Mereka terbagi dalam 10 kloter. Yakni kloter 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 14 dan 37.

"Ada yang diberangkatkan pukul 19.00 dan ada pula yang diberangkatkan pukul 21.00 dari kompleks perkantoran di Raci, Bangil menuju asrama haji," katanya.

Marzuki menyebut dari ratusan jemaah haji tersebut, 303 jemaah haji diantaranya berisiko tinggi (risti) dan 40 jemaah memakai kursi roda. Untuk memudahkan jemaah agar bisa beribadah dengan baik, petugas akan membantu selama proses ibadah haji berlangsung.

"Mereka juga berangkat tidak sendiri. Didampingi oleh anggota keluarga. Jadi tetap terpantau," sebut Marzuki.

Sebelum pemberangkatan, CJH diminta menjaga kesehatannya. Tak sedikit dari jemaah yang sudah menggelar selamatan haji.

Salah satunya Mamat Aryo Setiawan, CJH asal Gondang Wetan. Dia bahkan melakukan ritual pamit dengan sujud dan sungkem terhadap orang tua dan mertuanya. 

“Selamatan dengan warga di kampung juga sudah seraya meminta doa agar diberi kelancaran dan keselamatan mulai berangkat hingga tiba di tanah air,” beber pria yang menjabat Ketua KONI Kabupaten Pasuruan itu. (riz/fun)

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#Haji 2026 #haji pasuruan #cjh