LUMBANG, Radar Bromo- Aksi begal di Kabupaten Pasuruan tak hanya terjadi di Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Rabu (15/4) dini hari. Selisih dua jam aksi begal kembali terjadi di Jalan sepi masuk Dusun Sumbersari, Desa Watulumbung, Kecamatan Lumbang.
Korbannya adalah pasangan suami istri yang dihadang saat hendak pergi ke pasar wilayah Kecamatan Grati. Motor Honda Revo warna hitam biru berhasil dirampas.
Pasutri bernasin sial tersebut adalah Mukri, dan Tinarsih, warga RT 17 RW 5, Dusun Sumbersari, Desa Watulumbung.
Saat dihadang, Tinarsih sempat melawan membuang kunci motor dan merobohkannya. Mukri yang mengendarai motor secara terpisah dengan istrinya dari belakang ikut membela. Hingga terjadilah perlawanan. Sialnya, Mukri terkena luka bacokan.
Pelaku berhasil membawa kabur motor Honda Revo. Bahkan melemparkan bondet agar korban agar korban tidak mengejar saat pelaku kabur ke arah utara.
Polisi setelah mendapat aduan langsung olah TKP. Akibat dibegal, korban alami kerugian Rp 5 juta.
Informasi yang dihimpun Jawa Pos radar Bromo, aksi begal terjadi sekitar pukul 03.00. Pasutri ini setiap paginya terbiasa pergi ke pasar di wilayah Kecamatan Grati. Mereka pedagang sayur.
Pagi itu pasutri pergi ke pasar dari rumahnya. Mereka mengendarai dua motor secara terpisah. Istri mengendarai Honda Revo di depan, sedangkan suami di belakang istri.
Nah, saat melaju di jalan yang sepi itulah muncul dua pelaku menghadang istri korban dengan menggunakan senjata tajam jenis celurit.
Tinarsih berhenti seketika saat dihadang. Sadar bahwa yang menghadangnya adalah begal, dia langsung menjatuhkan motornya dan membuang kuncinya.
Suami korban yang ada di belakang Tinarsih, secepatnya mengejar dari arah belakang. Tapi Mukri langsung dihadang menggunakan celurit.
Mukri dibacok di arah kepalanya namun dia menangkis menggunakan tangan sebelah kiri sampai mengalami luka bacokan.
Walau dibacok, Mukri tidak tinggal diam. Dia melawan sampai membuat korban dan salah satu pelaku yang membacok jatuh.
Di tengah duel itu, Tinarsih berinisiatif mengambil wedung miliknya dan membacokan ke salah satu tubuh pelaku.
Namun salah satu pelaku berhasil merebut motor Revo dan menghidupinya. Setelah itu kedua pelaku melarikan diri ke arah utara, setelah sebelumnya melemparkan bondet untuk menakut-nakuti korban.
“Pelaku kabur membawa sepeda motor korban jenis Honda Revo ke arah Utara sambil melemparkan satu buah bondet. Tapi tidak mengenai korban dan korban langsung dibawa ke RSUD Grati,” ujar Kapolsek Lumbang AKP Marti.
Korban alami luka di bagian tangan kiri dan kepala. Tafsir kerugian sebesar 5 juta. Korban mengendarai motor suami melakukan pengaduan.
Petugas melakukan olah TKP dan pemeriksaan terhadap istri. Sedangkan suami dibawa ke RSUD Grati untuk mendapat perawatan.
Dari ini pihaknya mengamankan clurit beserta sarung milkk pelaku, sandal swalow sebelah kiri warna putih ungu milik pelaku, senter kecil milik pelaku dan wedung milik korban. “Sampai saat ini kasus ini sedang dalam penyelidikan,” ujarnya. (zen/fun)
Editor : Fandi Armanto