PRIGEN, Radar Bromo - Masa libur Lebaran tahun ini, resmi berakhir dengan catatan angka kunjungan wisata yang cukup fantastis di wilayah Kabupaten Pasuruan.
Berdasarkan data yang dihimpun Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) setempat, arus wisatawan yang memadati berbagai destinasi unggulan terpantau mencapai puluhan ribu orang.
Kehadiran para pelancong ini, memberikan gairah ekonomi tersendiri bagi sektor pariwisata daerah selama sepekan terakhir.
Kabid Destinasi dan Industri Pariwisata Disparbud Kabupaten Pasuruan, Nusantoro, mengungkapkan, sepanjang periode H+1 hingga H+7 Lebaran, tercatat sebanyak 93.347 wisatawan nusantara, membanjiri objek-objek wisata di Kabupaten Pasuruan.
Para pengunjung tersebut didominasi oleh warga lokal serta wisatawan dari kota-kota penyangga, seperti Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Probolinggo, hingga Jombang.
Mereka memanfaatkan momen cuti bersama, untuk menikmati keindahan alam dan fasilitas hiburan yang tersedia.
Meski angka kunjungan menyentuh puluhan ribu, Disparbud mencatat adanya sedikit fluktuasi dibandingkan tahun sebelumnya.
"Jika dikomparasikan dengan periode yang sama pada tahun lalu, terdapat penurunan tipis sekitar 2 hingga 3 persen," ujar Santo-sapaannya.
Penurunan yang tidak terlalu signifikan ini, tetap menjadi bahan evaluasi bagi dinas terkait, untuk memetakan tren pergerakan wisatawan di masa mendatang.
Beberapa faktor disinyalir menjadi pemicu melandainya angka kunjungan tersebut.
Salah satunya, faktor hidrometeorologi atau kondisi cuaca yang sulit diprediksi belakangan ini.
Selain itu, durasi libur Lebaran yang tergolong lebih pendek atau "mepet", juga membuat masyarakat lebih selektif dalam mengatur jadwal perjalanan mereka.
Faktor waktu yang terbatas, disinyalir membuat sebagian calon wisatawan mengurungkan niat untuk berwisata jauh dari rumah.
Guna menjaga daya tarik wisata dan memastikan kenyamanan pengunjung di masa depan, Disparbud terus bersinergi dengan dinas-dinas terkait.
Fokus utama saat ini, adalah perbaikan infrastruktur penunjang, mulai dari optimalisasi akses jalan menuju objek wisata hingga pembenahan Penerangan Jalan Umum (PJU).
"Konektivitas antardestinasi, menjadi prioritas kami agar wisatawan merasa aman dan nyaman saat berkunjung ke Kabupaten Pasuruan," paparnya. (zal/one)
Editor : Jawanto Arifin