Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Jumlah Pemilih di Kota Pasuruan Berkurang 27 Orang di Triwulan Pertama Tahun 2026, Kok Bisa?

Fahrizal Firmani • Selasa, 14 April 2026 | 10:33 WIB
ILUSTRASI
ILUSTRASI

 

PASURUAN, Radar Bromo-Pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) di Kota Pasuruan di awal 2026 mencatat jumlah pemilih sebanyak 156.896.

Jumlah ini berkurang 27 pemilih dibandingkan triwulan empat tahun 2025 lalu. Penyebabnya pindah domisili hingga meninggal dunia.

Komisioner komisi pemilihan umum (KPU) Kota Pasuruan Divisi Perencanaan dan Data, Mokhammad Zahid menyebut, PDPB dilakukan secara berkala. Pencocokan dan penelitian (coklit) dilaksanakan setiap tiga bulan. Dalam setahun dilakukan empat kali.

"Pencocokan dan penelitian (coklit) dilakukan setiap tiga bulan sekali. PDPB ini juga dilaporkan ke provinsi dan RI," katanya.

Zahid menjelaskan, dari coklit ini diketahui jumlah pemilih di Kota Pasuruan mengalami penyusutan. Berkurang 27 orang dibandingkan triwulan 2025.

Pada akhir Desember, PDPB ditetapkan 156.923 orang. Penurunan data pemilih ini disebabkan banyak faktor.

Bisa karena pindah domisili, meninggal dunia atau yang bersangkutan menjadi TNI/POLRI. Sebab dengan menjadi TNI/POLRI maka hak pilih yang bersangkutan hilang. Karena mereka tidak punya hak pilih. Mereka yang tidak memenuhi syarat (TMS) ini langsung dicoret.

"Kami menggunakan data dari kependudukan dari pusat dan dicocokan oleh petugas di lapangan dengan coklit," terang Zahid. (riz/fun)

 

Editor : Abdul Wahid
#kota pasuruan #penduduk #bpbd #pemilih #kpu