PASURUAN, Radar Bromo-Jumlah guru dan tenaga pendidikan di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 28 Kota Pasuruan bertambah.
Ini setelah ada tambahan 12 orang guru dan 29 orang tenaga pendidikan tahun ini. Penambahan ini sebagai persiapan adanya SR permanen.
Kepala SRMP 28 Pasuruan, Yuli Prihatini menuturkan, jumlah guru dan tenaga pendidik bertambah sejak Februari.
Sebelumnya, hanya ada sembilan guru. Saat ini totalnya menjadi 50 orang. Termasuk tenaga pendidikan.
"Guru dan tenaga pendidikan ini berstatus pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paro waktu. Dan bertahap bisa diangkat menjadi penuh waktu," katanya.
Yuli menuturkan, mereka direktrut sebagai persiapan pemenuhan jumlah guru dan tenaga pendidikan di SR. Mengingat mulai tahun ajaran baru, kebutuhan guru bisa meningkat karena adanya SR permanen. Sebelumnya, mereka ada pegawai honorer di lingkungan pemkot.
"Tahun ajaran 2026/2027 ada SR permanen. Siswa SRMP bisa mencapai 300 orang. Kalau saat ini baru 50 siswa," sebut Yuli.
Dengan menjadi guru dan tenaga pendidikan di SRMP 28, maka status mereka di bawah Kementerian Sosial. Bukan lagi Pemkot Pasuruan.
Tentu penambahan guru ini membuat pegawai di SRMP 28 menjadi lebih ideal. Sebelumnya wali asrama terbatas.
"Saat ini wali asrama ada laki laki dan perempuan. Masing masing jumlah nya dua orang. Jadi bisa bergantian," kata Yuli. (riz/fun)
Editor : Abdul Wahid