PASURUAN, Radar Bromo-Tempat Pemakaman Umum (TPU) Purutrejo II di Kota Pasuruan, semakin overload. Jumlah hunian dibanding kapasitas TPU sudah tidak ideal. Luas areal makam yang terpakai mencapai 129 persen.
Kepala UPT Pemakaman dinas perumahan dan kawasan permukiman (DPKP) Kota Pasuruan, Budi Prasetyo menyebut, TPU Purutrejo II semakin tidak ideal setiap tahunnya.
Hunian makam hanya 1.500 makam. Namun saat ini makam yang ada mencapai lebih dari 1.930 buah.
"Kapasitasnya sudah mencapai 129 persen. Melebihi 430 makam dari kapasitas makam yang semestinya," ungkap Budi.
Pihaknya sudah melakukan sosialisasi pada masyarakat agar bisa menggunakan makam yang baru yakni TPU Purutrejo III yang ada di sebelahnya.
TPU ini baru terisi 119 makam. Sementara kapasitas makam lebih luas daripada TPU Purut II. Mencapai 3500 makam.
Namun memang tidak mudah meminta mereka untuk menggunakan makam baru. Ada tradisi pada sebagian masyarakat yang ingin memakamkan sanak saudara mereka berdekatan. Sehingga mereka tetap meminta agar bisa memakamkan di TPU Purutrejo II.
Meski demikian, secara perlahan, budaya ini sudah mulai berkurang. Terbukti dari makam baru di TPU Purutrejo II hanya bertambah 35 pada tahun lalu.
Berbeda dengan TPU Purutrejo III yang bertambah 77 buah makam baru sepanjang tahun lalu.
"Kalau generasi mudanya sudah paham. Mereka tidak memaksa di TPU Purutrejo II. Bersedia di TPU Purutrejo III," sebut Budi. (riz/fun)
Editor : Abdul Wahid