PASURUAN, Radar Bromo - Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskoperindag) memastikan, proyek rehabilitasi sembilan pasar rakyat akan tetap berjalan tahun ini.
Langkah ini diambil sebagai upaya meningkatkan kenyamanan pedagang dan pengunjung di pusat-pusat ekonomi kerakyatan.
Dari total 15 pasar daerah yang ada di Kabupaten Pasuruan, sembilan di antaranya telah masuk dalam daftar prioritas perbaikan.
Adapun pasar-pasar tersebut meliputi Pasar Purwosari, Prigen, Ngempit, Sukorejo, Pasrepan, Nguling, Grati, Warungdowo, hingga Pasar Wonorejo.
Kepala Diskoperindag Kabupaten Pasuruan, Taufikhul Ghony, menegaskan hingga memasuki bulan April, daftar pasar yang akan direhabilitasi tidak mengalami perubahan.
Seluruhnya tetap sesuai dengan hasil survei dan usulan yang diajukan pada tahun sebelumnya.
"Ada sembilan pasar rakyat yang dijadwalkan mendapat perbaikan tahun ini. Sejauh ini rencana tersebut masih tetap, tidak ada perubahan sasaran," ujar Ghony.
Proyek yang didanai melalui APBD ini, mencakup berbagai jenis perbaikan fisik yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing lokasi.
Fokus rehabilitasi meliputi pemeliharaan lingkungan pasar, perbaikan kantor pengelola, optimalisasi saluran drainase, perbaikan los pedagang, hingga pemeliharaan area pasar hewan.
Mengenai teknis pelaksanaan, Ghony menjelaskan tahap perencanaan telah rampung.
Saat ini, pihaknya sedang melakukan proses penyesuaian akhir sebelum masuk ke tahap realisasi fisik.
"Perencanaan sudah selesai, sekarang tinggal tahap penyesuaian. Untuk pelaksanaannya nanti akan melalui proses Penunjukkan Langsung (PL)," tambahnya.
Langkah percepatan rehabilitasi ini diharapkan dapat segera terealisasi guna mendukung perputaran ekonomi lokal agar lebih higienis, tertata, dan representatif bagi masyarakat Kabupaten Pasuruan. (zal/one)
Editor : Jawanto Arifin