Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Wah... Ekonomi Kota Pasuruan Diklaim Tumbuh Kencang

Fahrizal Firmani • Kamis, 2 April 2026 | 14:04 WIB
Ilustrasi (Istimewa)
Ilustrasi (Istimewa)

PASURUAN, Radar Bromo - Pertumbuhan ekonomi Kota Pasuruan sepanjang tahun 2025 menunjukkan performa yang impresif.

Berdasarkan data, ekonomi kota ini berhasil tumbuh sebesar 5,52 persen, melampaui capaian tahun 2024 yang berada di angka 5,45 persen.

Kepala BPS Kota Pasuruan, Imam Sudarmaji, mengungkapkan bahwa kenaikan sebesar 0,07 persen ini menjadi indikator kuat membaiknya kinerja perekonomian daerah. Pertumbuhan positif ini tercatat merata di 17 lapangan usaha yang menyusun Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), mulai dari sektor pertanian dan perikanan hingga sektor jasa.

"Kinerja ekonomi Kota Pasuruan membaik secara signifikan. Hal ini juga tercermin dari komponen pengeluaran, di mana konsumsi rumah tangga tumbuh lebih cepat di angka 5,51 persen, naik dari sebelumnya 4,93 persen," terang Imam.

Menariknya, struktur ekonomi Kota Pasuruan mulai bergeser. Lapangan usaha Jasa Perusahaan mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 11,83 persen, disusul sektor jasa lainnya, sebesaar 10,03 persen, serta jasa kesehatan dan kegiatan sosial, 9,51 persen.

Kepala Bapperida Kota Pasuruan, Siti Rohana, menilai capaian ini sebagai bukti keberhasilan Misi ke-3 Wali Kota melalui kebijakan yang tepat sasaran.

Menurutnya, dominasi sektor jasa perusahaan menandakan transisi ekonomi Kota Pasuruan dari sektor sekunder menuju sektor tersier.

"Ini mengindikasikan bahwa perekonomian kota mulai mengakomodasi pelaku usaha menengah dan besar yang membutuhkan dukungan jasa profesional untuk pengelolaan aset mereka," jelas Rohana.

Fenomena ini terlihat nyata di lapangan dengan menjamurnya berbagai tenant dan brand ternama di sepanjang jalan protokol seperti Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Jalan Wahid Hasyim, hingga Jalan Panglima Sudirman.

Efektivitas sinergi antara regulasi investasi yang mudah, peran sektor swasta, dan penguatan UMKM menjadi kunci utama pendorong tren positif ini.

"Pemerintah Kota berkomitmen untuk memastikan pertumbuhan ini bersifat inklusif. Artinya, manfaat ekonomi ini harus dirasakan seluruh lapisan masyarakat melalui optimalisasi potensi lokal dan penguatan daya saing UMKM," paparnya. (riz/one)

Editor : Jawanto Arifin
#kota pasuruan #pemkot pasuruan #ekonomi