Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pemkot Pasuruan-Pemrov Jatim Keroyokan Atasi Banjir yang Kerap Rendam Buk Wedi di Jalur Pantura

Mokhamad Zubaidillah • Kamis, 26 Maret 2026 | 21:16 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (tengah) bersama Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo saat meninjau rumah pompa di kawasan buk Wedi Pasuruan yang kerap terendam banjir, Kamis (26/3). (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (tengah) bersama Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo saat meninjau rumah pompa di kawasan buk Wedi Pasuruan yang kerap terendam banjir, Kamis (26/3). (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)

 

PASURUAN, Radar Bromo-Kondisi Buk Wedi di jalur pantura Kota Pasuruan yang kerap terendam banjir juga jadi perhatian Pemprov Jawa Timur.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau lokasi langganan banjir di sekitar jembatan Buk Wedi di Kelurahan Blandongan, Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Kamis (26/3) siang.

Di tempat ini, dia meninjau kondisi pompa air di lokasi banjir di lingkungan Buk Wedi.

Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo yang menemani Gubernur menegaskan komitmen pemerintah dalam menangani persoalan banjir yang kerap terjadi di sejumlah titik di kota. Fokus utama pemerintah adalah menyedot air di wilayah tergenang.

“Kunjungan Gubernur ini merupakan bagian dari rangkaian peninjauan titik-titik rawan banjir. Tujuannya untuk merumuskan langkah penanganan yang efektif,” terang Mas Adi –sapaan akrab wali kota- didampingi Wawali Kota HM Nawawi dan Sekda Rudiyanto.

Saat ini, menurut Adi, dinas terkait sedang bekerja keras di lapangan untuk memastikan air tidak tertahan di pemukiman warga.

Genangan air disedot karena posisi wilayah terdampak banjir di lokasi rendah.

"Karena lokasi banjir posisinya di bawah, kalau tidak disedot, airnya tidak akan bisa mengalir. Ini menjadi bagian dari ikhtiar kami bersama, koordinasi antara pemerintah provinsi dan kota untuk mengatasi banjir di Kota Pasuruan," ujar Adi Wibowo.

​Tak hanya solusi sesaat, Adi memaparkan rencana jangka panjang yang melibatkan kolaborasi lintas sektor.

Beberapa langkah permanen yang direncanakan meliputi, peninggian Jembatan Buk Wedi.

Rencananya, jembatan di jalur nasional tersebut akan ditinggikan untuk memperlancar arus air. Pengerjaan ini dijadwalkan akan dimulai pada awal April mendatang.

Selain itu, Mas Adi–sapaannya–menyinggung upaya perbaikan tanggul atau plengsengan yang ambrol.

Serta melakukan normalisasi sungai dengan pengerukan secara berkala untuk meningkatkan kapasitas tampung sungai.

"Upaya ini harus dilakukan secara simultan. Kami tidak hanya bicara jangka pendek, tapi bagaimana solusi jangka panjangnya agar masalah banjir ini benar-benar bisa teratasi secara permanen," jelasnya.

Dengan sinergi Pemkot Pasuruan dan Pemprov Jawa Timur, diharapkan masyarakat di wilayah terdampak banjir tidak selalu waswas saat musim hujan. Seperti di Kelurahan Blandongan. (ube/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#buk wedi #khofifah #banjir #pasuruan #gubernur jatim #Adi Wibowo #wali kota pasuruan